Adik Cocokkan Status WA Tiket Pesawat Sang Kakak Saat Ada Berita Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh
JOGLOSEMARNEWS.COM | 11/01/2021 12:00
Adik Cocokkan Status WA Tiket Pesawat Sang Kakak Saat Ada Berita Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Musibah kecelakaan pesawat Sriwijaya SJ 182 Jakarta – Pontianak yang hilang kontak dan diduga jatuh ke laut perairan Pulau Seribu, Sabtu (9/1/2021) siang, membawa duka sampai Sragen.

Dua warga asal Sragen dilaporkan turut masuk daftar manifes penumpang pesawat nahas tersebut. Dua orang itu adalah kakak beradik dari Desa Katelan, Kecamatan Tangen.

Keduanya diketahui bernama Suyanto (40) warga Dukuh Gunung Banyak RT 18, Katelan, Tangen dan adiknya, Riyanto (32) yang tinggal di Dukuh Tengaran RT 17, Desa Katelan, Tangen.

Kisah tragis kakak beradik itu menyisakan cerita pilu. Ternyata sang adik, Riyanto sempat mengunggah status di WA-nya terakhir sebelum pesawat yang mereka tumpangi hilang kontak dan diduga jatuh ke laut.

Status WA itu berisi postingan tiket pesawat milik Riyanto. Postingan tiket itu diunggah oleh Riyanto dan sempat terbaca oleh adiknya yang ada di rumah.

Rupanya story status WA itulah yang menjadi firasat terakhir Riyanto sebelum ia dan kakaknya, Suyanto hilang bersama pesawat yang mereka tumpangi.

“Kebetulan story WA waktu kakaknya mau berangkat ke Pontianak itu yang dipasang adalah story’ tiket pesawat. Begitu ada informasi di TV ada kecelakaan pesawat, lalu adiknya langsung mencocokkan ternyata antara tiket dan pesawat yang jatuh itu sesuai. Kemudian dicari di daftar nama-nama, nama Suyanto dan Riyanto memang ada dan sesuai dengan yang bersangkutan,” papar Sekdes Katelan, Tangen, Paidi kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (10/1/2021).

Dari daftar manifes pesawat yang dirilis pihak maskapai, nama Suyanto dan Riyanto ada di urutan teratas. Keduanya duduk bersebelahan di seat atau tempat duduk 6 C dan 6 D.

Paidi mengatakan keduanya bekerja sebagai pemborong dan memang sebelumnya sudah lama merantau di Pontianak.

Keduanya sama-sama sudah berkeluarga dan anak satu. Mereka hendak terbang dari Jakarta menuju Pontianak karena mendapat borongan proyek pemasangan rolling door.

“Mereka berangkat dari rumah sudah beberapa hari lalu, tanggal 30 Desember 2020. Di Jakarta istirahat dulu beberapa hari. Baru kemudian berangkat ke Pontianak kemarin siang naik Sriwijaya Air,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (10/1/2021) pagi.

Paidi menguraikan keduanya merupakan anak dari pasangan Wagiyo-Wakiyem. Kabar masuknya Suyanto-Riyanto di daftar penumpang, diketahui oleh adiknya yang ada di rumah.

Saat ada berita pesawat jatuh jurusan Pontianak, adiknya kebetulan langsung mengecek story di status WhatsApp (WA) kakaknya.

Ternyata status WA kakaknya memasang foto tiket keberangkatan. Setelah dicek dan dipastikan, ternyata informasi itu benar dan kedua kakaknya memang ada di daftar penumpang pesawat yang jatuh itu.

Paidi menyampaikan kebetulan rumah Riyanto bersebelahan dengan rumahnya. Setelah memastikan bahwa kakak beradik itu masuk daftar penumpang, tadi malam pukul 22.00 WIB pihak keluarga yang diwakili bapak, ibu dan adiknya langsung berangkat ke Jakarta untuk memastikan perihal nasib kedua anak mereka.

“Tadi malam jam 22.00 WIB, bapak dan ibunya sama adiknya langsung berangkat ke Jakarta untuk memastikan dan menunggu perkembangan lebih lanjut dari pencarian,” tandasnya.

Pesawat milik maskapai penerbangan Sriwijaya Air dilaporkan hilang kontak, pada Sabtu (9/1/2021). Pesawat dengan rute penerbangan Jakarta- Pontianak tersebut diketahui membawa sebanyak 56 penumpang.

Kabar hilangnya pesawat Sriwijaya Air tersebut pertama kali beredar melalui aplikasi perpesanan WhatsApp. Namun Kementerian Perhubungan telah mengonfirmasi informasi tersebut.

“Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta – Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irwati, Sabtu (9/1/2021).

Pesawat milik maskapai penerbangan Sriwijaya Air dilaporkan hilang kontak, pada Sabtu (9/1/2021). Pesawat dengan rute penerbangan Jakarta- Pontianak tersebut diketahui membawa sebanyak 56 penumpang.

Kabar hilangnya pesawat Sriwijaya Air tersebut pertama kali beredar melalui aplikasi perpesanan WhatsApp. Namun Kementerian Perhubungan telah mengonfirmasi informasi tersebut.

“Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta – Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irwati, Sabtu (9/1/2021).

Pesawat tipe Boeing 737-500 tersebut membawa 46 penumpang dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi. Menurut informasi, maskapai yang dijadwalkan berangkat pukul 13.25 WIB itu sempat mengalami keterlambatan dan baru lepas landas pukul 14.14 WIB. Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT