Sopir Mobil Alphard Ungkap Detik-detik Kejadian Saat Kakek 72 Tahun Lepaskan 8 Tembakan
JOGLOSEMARNEWS.COM | 04/12/2020 09:30
Sopir Mobil Alphard Ungkap Detik-detik Kejadian Saat Kakek 72 Tahun Lepaskan 8 Tembakan
Mobil Toyota Alphard yang ditembaki pelaku. Foto: JSNews/Prabowo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Aksi koboi penembakan yang terjadi di kawasan Jalan Monginsidi, Banjarsari, Solo, Rabu (02/12/2020) sekitar pukul 12.00 WIB bikin geger warga Kota Solo.

Penembakan hingga delapan kali ke mobil Toyota Alpard bernomor polisi AD 8945 itu dilakukan pria berinisial LJ (72) warga Jebres yang saat ini sudah diamankan di Satreskrim Polresta Surakarta dan ditetapkan sebagai tersangka.

Namun, ada cerita menegangkan yang dialami sang sopir bernisial KR atau Kris (42). Rabu (03/12/2020) siang kemarin bakal menjadi hari yang tak akan terlupakan bagi warga Baki, Sukoharjo tersebut.

Kris menceritakan, saat itu bersama korban, In (72) warga Tegalharjo, Jebres, Solo mengendarai mobil tersebut dari rumah menuju Hotel Royal Herritage di Jalan Slamet Riyadi, Solo untuk makan siang.

Pada saat melintas di depan Gereja Kepunton, korban tiba-tiba dihentikan oleh pelaku bersama istri dan menuju ke sebuah gudang rokok di Jalan Monginsidi, Gilingan, Banjarsari, Solo.

“Saat itu ibu kaget karena dari awal tidak janjian namun memang diminta untuk naik mobil. Karena memang istri dari pelaku adalah adik kandung dari ibu,” ungkap Kris, Kamis (03/12/2020).

Kris memaparkan, saat di dalam mobil pelaku LW duduk di sampingnya, sementara istri pelaku berada di kursi tengah bersama In. Dalam perjalanan, pria yang sudah belasan tahun bekerja untuk In itu mengaku tak nampak kecurigaan.

Ketiga orang yang masih memiliki hubungan saudara itu berbincang mengenai bisnis, mengingat masing-masing memiliki usaha. Setelah itu, mobil tiba di lokasi kejadian yakni gudang rokok di Jalan Monginsidi, Gilingan, Banjarsari, Solo.

Kris menceritakan, setelah itu pelaku turun dan meminta korban ikut turun, namun tak dituruti. Hal tersebut semakin membuat pelaku mengamuk dan memaki-maki korban. Karena pelaku berada di depan mobil, Kris melihat dengan jelas saat pelaku menunjukkan gelagat mencurigakan.

“Setelah itu pelaku mengambil pistol dari balik baju dan langsung menembaki mobil. Saya langsung mengunci pintu dan membawa mobil untuk putar balik,” tuturnya.

Kris menyebut, pelaku terus memberondong mobil itu dengan tembakan saat putar balik. Dirinya tak terlalu ingat jumlah tembakan. Hanya saja, peluru menembus kaca bagian depan, kaca sopir hingga menembus jok yang dia duduki.

“Setelah berhasil kabur itu saya bawa ke kantor polisi (Mako Brimob Den C) untuk mengamankan diri. Setelah saya parkir dan meminta tolong ke petugas,” ujar dia.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyebut pelaku langsung menembaki mobil sebanyak delapan kali tembakan dan mengenai samping kanan sebanyak 4 bekas tembakan, samping kiri 2 bekas tembakan, depan 1 bekas tembakan dan belakang 1 bekas tembakan.

“Di dalam mobil itu juga masih ada istri dari pelaku. Mobil kemudian dibawa si sopir ini ke ke Mako Brimob Den C untuk mengamankan diri. Sementara pelaku kita amankan kurang dari dua jam di sebuah agen bus di Jaten,” tegas Ade Safri.

Saat ini, barang bukti seperti mobil, senjata api dan peluru diamankan di Mapolresta Surakarta. Pelaku dikenakan Pasal 340 KUHP tentang percobaan pembunuhan serta Undang-Undang darurat terkait kepemilikan senjata. Prabowo

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT