Seberangi Rel Tanpa Palang Pintu, Pemotor Tewas Terseret Kereta Api Sejauh 100 Meter
JOGLOSEMARNEWS.COM | 01/12/2020 14:05
Seberangi Rel Tanpa Palang Pintu, Pemotor Tewas Terseret Kereta Api Sejauh 100 Meter
Tim Polsek Kebakkramat dan Polres saat mengevakuasi jasad korban tewas tertabrak dan terseret kereta api di perlintasan Pulesari, Sabtu (28/11/2020). Foto/Beni

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Perlintasan Kereta Api tanpa palang Desa Pulesari, Kecamatan Kebakramat, Karanganyar kembali menelan korban Sabtu (28/11/2020).

Adalah Nur Halimah (25) warga Dukuh Mangguan RT 07/06 Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar tewas seketika setelah tubuhnya bersama motornya terseret kereta api sejauh 100 meter.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM menyebutkan sekitar pukul 07.00 WIB korban dari rumah berangkat bekerja menggunakan sepeda motor Honda Supra NoPol AD 3444 KS.

Sesampai di perlintasan kereta api tanpa palang KM 12 korban hendak menyeberang.

Namun diduga melamun atau kurang konsentrasi ataupun tidak mendengar bel kereta api, maka korban pun langsung menyeberang begitu saja.

Namun nahas sesampai ditengah perjalanan melintasi rel, tiba-tiba dari arah selatan terlihat kereta api barang dengan kecepatan lumayan tinggi.

Tak pelak korban tak kuasa lagi menghindar karena kalah cepat dan akhirnya kereta api menabrak Nur Halimah.

Nur yang baru berusia 25 tahun itu terseret hampir 100 meter oleh body kereta api dengan Nomor LOKO CC 2019201 berbobot mentah 313 ton tersebut bersama sepeda motornya. Pun Nur Halimah tewas seketika di lokasi, sedangkan sepeda motornya remuk.

Seketika petugas kepolisian yang dipimpin Kapolsek Kebakramat, AKP Agus Raino bergerak cepat langsung terjun ke lokasi menangani dan mengevakuasi korban yang sudah meninggal dunia. Juga diamankan sepeda motor milik korban.

“Begitu terdengar laporan Laka dari warga, kami langsung ke TKP dan melakukan penanganan termasuk evakuasi korban,” tandas Kapolsek, Sabtu (28/11/2020).

Selanjutnya Polsek berkoordinasi dengan Satlantas Polres Karanganyar guna lakukan olah TKP. Adapun kerugian material ditaksir sekitar Rp 3 juta berupa kerusakan sepeda motor milik korban.

“Untuk penyebab pastinya Satlantas yang mengetahui. Hanya saja berdasar kesaksian warga, kecelakaan terjadi karena jarak kereta api dengan korban saat melintas sangat dekat,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatlantas Karanganyar AKP Maulana Ozar mengatakan kasus kecelakaan itu sudah ditangani.

“Ya kami sudah mendengar kasus itu dan sedang ditangani,” tandasnya. Beni Indra

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT