Kasus Aktif Covid-19 di Jateng Tertinggi di Indonesia, Ganjar Pranowo: Tes PCR Lampaui Target WHO
JOGLOSEMARNEWS.COM | 26/11/2020 14:00
Kasus Aktif Covid-19 di Jateng Tertinggi di Indonesia, Ganjar Pranowo: Tes PCR Lampaui Target WHO
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Foto: Humas Pemprov Jateng

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM –– Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo tak menampik terjadinya peningkatan kasus aktif COVID-19 di Jateng. Menurut Ganjar meningkatnya angka kasus positif Covid-19 di Jateng karena tes PCR juga tinggi.

Saat ini, tes PCR di Jateng sebanyak 1.416 orang per 1 juta penduduk perminggu, artinya sudah melebihi target WHO sebanyak seribu orang per satu juta penduduk.

Satgas Covid-19 pusat mencatat penambahan kasus aktif Covid-19 di Jateng pada Senin (23/11/2020) sebanyak 10.494 orang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penjelasan Ganjar soal Jateng Punya Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Indonesia", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2020/11/25/05470021/penjelasan-ganjar-soal-jateng-punya-kasus-aktif-covid-19-tertinggi-di?page=all.
Penulis : Kontributor Semarang, Riska Farasonalia
Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

“Misalnya saya sebutkan, pada minggu ke-4 Oktober tes PCR Jateng 625/1 juta penduduk, naik menjadi 809/1 juta penduduk pada minggu 1 November dan sekarang mencapai 1.416/1 juta penduduk pada minggu ke-2 November,” ujar Ganjar usai rapat evaluasi COVID-19 di Kantor Pemprov Jateng, Selasa (24/11/2020).

Berdasarkan data Satgas Covid-19 pusat, tercatat penambahan kasus aktif Covid-19 di Jateng pada Senin (23/11/2020) sebanyak 10.494 orang. Sementara, kasus aktif Covid-19 di Jateng hingga Selasa (24/11/2020) tercatat sebanyak 7.463 kasus. Ini menjadikan Jateng sebagai provinsi dengan kasus aktif covid-19 tertinggi di Indonesia. 

Pihaknya juga mengatakan hingga saat ini kuota tempat tidur dan ICU di wilayah Jawa Tengah masih aman. Bahkan, beberapa rumah sakit melakukan penambahan.

“Meski kasus tinggi karena tes digencarkan, namun untuk tempat tidur, ICU masih aman. Beberapa rumah sakit juga melakukan penambahan,” tegas Ganjar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo merinci, sebanyak 3.551 pasien terkonfirmasi COVID-19 di Jawa Tengah dirawat di rumah sakit. Adapun, 3.944 pasien menjalani isolasi mandiri.

Ia juga menuturkan, ketersediaan ICU untuk pasien COVID-19 masih mencukupi. Dari 402 ruang ICU untuk pasien COVID-19, yang terpakai yaitu 253 ruangan (62,9%).

Adapun total ruang isolasi RS COVID-19 sebanyak 5.124 dan baru terpakai 3.889 (75,9%).

Selain itu, Yulianto membenarkan bahwa ada perbedaan data antara pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan pusat. Pihaknya mengatakan akan terus berkoordinasi untuk menyelesaikan persoalan itu. Kahlil Tama

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT