FX Hadi Rudyatmo Bersiap Terapkan Lockdown, Transmisi Virus Corona di Kota Solo Berekor Panjang
JOGLOSEMARNEWS.COM | 10/09/2020 09:20
FX Hadi Rudyatmo Bersiap Terapkan Lockdown, Transmisi Virus Corona di Kota Solo Berekor Panjang

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo tengah mempersiapkan kemungkinan melakukan lockdown alias karantina wilayah sehubungan dengan terus bertambahnya kasus positif covid-19.

Hadi Rudyatmo mengatakan, Pemkot Solo tengah bersiap menerapkan karantina wilayah tersebut sesuai dengan Pasal 10 Peraturan Walikota (Perwali) No.24/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Data per Rabu 9 September 2020, total jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di kota Solo sebanyak 499 orang atau bertambah tiga orang dibandingkan satu hari sebelumnya.

“Ketiganya dari tenaga kesehatan (nakes) semua. Dari Kelurahan Mojo, Kadipiro dan Gilingan. Dua perempuan, satu laki-laki, usianya 55 tahun, 32 tahun dan 30 tahun,” terang Rudy.

Di sisi lain, dsri 499 orang tersebut terdiri dari 35 orang rawat inap, 85 orang isolasi mandiri, sembuh 357 orang dan 22 orang meninggal dunia. Sedangkan untuk jumlah suspek sebanyak 1.125 orang. terdiri dari isolasi mandiri sebanyak dua orang, perawatan 17 orang, 1.054 orang discard dan 52 orang meninggal dunia. Prihatsari

Pada hari Selasa 8 September 2020, jumlah pasien positif covid-19 di Kota Solo masih menunjukkan penambahan signifikan. Seperti per Selasa (8/9/2020), terdapat penambahan 10 kasus baru.

Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani mengatakan, penambahan kasus baru covid-19 yang terjadi di Kota Solo menunjukkan transmisi lokal yang masih masif. Penambahan kasus baru Selasa (8/9/2020) kali ini merupakan ekor dari kasus sebelumnya.

“Mayoritas dari hasil tracing dari kasus sebelumnya. Ada juga dari pasien suspek yang naik kelas. Dari 10 penambahannya, delapan diantaranya itu dari hasil tracing kasus positif sebelumnya dan ekornya panjang-panjang kasusnya. Tidak hanya satu, tapi bisa lebih dari dua. Bahkan kemarin yang di Kelurahan Banyuanyar kan ekornya enam,” urainya, Rabu (9/9/2020).

Terkait hal itu, Ahyani mengingatkan bahwa kasus tersebut bisa menjadi lebih luas jika tidak dijadikan perhatian khusus.

“Sedangkan untuk penambahan dua kasus lainnya dari swab mandiri. Dimana salah satunya diketahui merupakan tenaga medis,” tukasnya.

Sementara itu, dengan penambahan tersebut, jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di Kota Solo tercatat sebanyak 496 orang. Perinciannya, 83 orang isolasi mandiri, 40 orang rawat inap, 351 orang sembuh dan 22 meninggal dunia. Sedangkan, pasien suspek menyentuh 1.121 orang, dengan rincian 16 orang dirawat inap , 2 dua orang isolasi mandiri, 1.051 orang discard dan 52 suspek meninggal dunia. Prihatsari

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT