Petani di Sragen Tewas Saat Menyalakan Aliran Listrik ke Jebakan Tikus
JOGLOSEMARNEWS.COM | 29/07/2020 09:10
Petani di Sragen Tewas Saat Menyalakan Aliran Listrik ke Jebakan Tikus

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Perangkap setrum jebakan tikus kembali memakan korban di Sragen. Seorang petani asal Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen ditemukan tak bernyawa di lahan jagung miliknya, Selasa (28/7/2020) malam.

Korban diketahui bernama Prapto Wiyono alias No Banjir (66). Petani paruh baya asal Dukuh Bulakrejo RT 28/1, Duyungan, Sidoharjo, itu ditemukan tewas tergeletak di dekat pematang sawahnya yang dipasangi kabel beraliran listrik.

Data yang dihimpun di lapangan, insiden tragis itu terjadi pukul 18.50 WIB. Menurut sejumlah saksi mata, kejadian bermula ketika korban tadi berangkat ke sawah untuk menyalakan listrik jebakan tikus dari genset yang ada di sawahnya.

Kemudian korban sudah ditemukan tergeletak di dekat pematang dalam kondisi tewas.

“Ceritanya korban ini mau menghidupkan genset di sawah untuk menyalakan perangkat setrum jebakan tikus di sawahnya sendiri. Sawahnya ditanami jagung dan dipasangi kabel beraliran listrik. Tahu-tahu sudah meninggal tadi. Ini masih di lokasi dan dievakuasi petugas PMI dan Polsek,” papar Alex Sarno (42) salah satu warga yang berada di lokasi kejadian.

Tim gabungan dari PMI Sragen, Poldes Masaran, BPBD dan Polsek serta relawan tiba di lokasi sekitar pukul 19.15 WIB. Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas medis berpakaian APD lengkap.

Koordinator Poldes Masaran Cabang Sidoharjo, Alfian Rendy Prasetya membenarkan kejadian itu. Ia yang langsung terjun ke lokasi membantu evakuasi, mengatakan korban meninggal dunia akibat kesetrum listrik untuk jebakan tikus.

Wakil Ketua PMI Sragen, Soewarno menyampaikan sesaat usai menerima laporan, tim PMI langsung diterjunkan untuk melakukan evakuasi. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dilakukan identifikasi bersama tim kepolisian dan Puskesmas.

Kematian Suyono menjadi korban kedelapan yang tewas kesetrum jebakan tikus dalam kurun beberapa bulan terakhir di Sragen. Mayoritas terpeleset dan kemudian tersengat kabel beraliran listrik yang dipasang untuk menjebak tikus. Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT