Solo Terancam Zona Hitam Covid-19, Wali Kota FX Hadi Rudyatmo: Ya Gak Papa, Solo Zona Hitam
JOGLOSEMARNEWS.COM | 14/07/2020 10:20
Solo Terancam Zona Hitam Covid-19, Wali Kota FX Hadi Rudyatmo: Ya Gak Papa, Solo Zona Hitam

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kota Solo yang terancam jadi zona hitam penyebaran virus corona tak dipersoalkan Wali Kota FX Hadi Rudyatmo. Ia menilai status Solo sebagai zona hitam covid-19 tidak berlebihan.
Hadi Rudyatmo justru berharap dengan penetapan itu mampu memberikan shock therapy pada warga Solo agar lebih waspada. "Ya gak papa, Solo zona hitam. Biar masyarakat lebih waspada,” ujarnya Senin 13 Juli 2020.

Rudy tak mempersoalkan sikap Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo dalam menyebut Solo masuk dalam zona hitam covid-19. Pasalnya, lonjakan pasien positif Corona dalam satu hari bertambah 18 orang tersebut cukup mengagetkan dirinya.

“Kemarin sempat kaget juga. Sebelumnya paling satu atau dua orang nambahnya, kemarin 18 orang sekaligus dalam satu hari," katanya.

Meski begitu, Rudy mengakui secara keseluruhan Kota Solo belum masuk kategori zona hitam. Pasalnya, jumlah pasien positif Corona tidak sampai 60 persen dari jumlah total warga Solo.

“Ya gak, masih jauh dari kriteria. Zona hitam itu kalau jumlah pasien positifnya 60 persen atau lebih dari jumlah penduduk,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Solo semakin gencar melakukan penertiban dan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat dari sebelumnya. Termasuk melarang anak di bawah usia 15 tahun masuk ke pusat keramaian.

Seperti alun-alun kidul, sudah ditutup total. Para pesepeda juga masih banyak yang mengabaikan protokol kesehatan.

"Sampai harus terus membubarkan mereka karena selalu berkerumun dan tidak menggunakan masker. Pedagang pasar tradisional juga. Kita akan terus menertibkan dan tegakkan pemakaian masker,” tandasnya. Prihatsari

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT