Rektor Uniba Solo Telanjang Dada Saat Orasi di Depan Ratusan Mahasiswa
JOGLOSEMARNEWS.COM | 02/07/2020 16:40
Rektor Uniba Solo Telanjang Dada Saat Orasi di Depan Ratusan Mahasiswa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ratusan mahasiswa Universitas Islam Batik (Uniba) Solo menggelar aksi damai, Selasa (30/6/2020), di halaman kampus setempat. Mereka menuntut fungsi Dewan Pembina Yapertib dikembalikan.

Aksi mulai digelar sekitar pukul 08.00 WIB. Menariknya, aksi demo itu juga melibatkan sang pimpinan kampus, Rektor Pramono Hadi.

Rektor Uniba Solo langsung dengan lantang tampil ke depan sambil berorasi. Pucuk pimpinan Uniba itu bahkan sempat melepas baju yang dikenakannya hingga bertelanjang dada.

Dalam orasinya di hadapan mahasiswa, Pramono mengaku turut bertanggung jawab dengan apa yang terjadi di kampus saat ini. Termasuk dengan adanya ketidakadilan antara mahasiswa dan karyawan Uniba Solo.

Sambil menanggalkan bajunya, dia juga menyatakan diri akan mundur dari jabatannya. “Saya ikut merasa bertanggung jawab, saya menyatakan mundur. Ini sangat berat, saya memikirkan nasib karyawan, saya merasa lega bisa mundur,” katanya.

Diakui Pramono, usai orasi, intervensi yayasan selama ini terlalu kuat. Bahkan karena terlalu kuat hingga dirinya tidak memiliki kebijakan untuk memutuskan. “Rektor hanya memiliki daya usul dan tidak memiliki daya putus,” ujarnya.

Intervensi yayasan tersebut juga membuat seluruh karyawan tidak nyaman melaksanakan tugasnya. Di sisi lain, dana untuk kegiatan mahasiswa juga sulit untuk dicairkan.

“Saya lega bisa mundur,” kata Pramono.

Koordinator aksi, Amir Junaedi dalam orasinya mengungkapkan adanya kesenjangan di Uniba. Menurutnya, ada banyak hal tidak adil terjadi di Uniba karena Dewan Pembina Yapertib yang dinilai zalim.

Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Alumni Uniba (IKA) Uniba Solo, Sigit Sudibyanto mengungkapkan, pihaknya mengajak semua pihak melawan kezoliman yayasan tersebut. “Statuta juga dilanggar seenaknya, hanya satu kata ‘lawan’,” kata dia. Prihatsari/Wardoyo


BERITA TERKAIT