Bapak Dua Anak di Sragen Tewas Gantung Diri, Beberapa Kali Curhat Ingin Bunuh Diri Dikira Bercanda
JOGLOSEMARNEWS.COM | 09/06/2020 10:20
Bapak Dua Anak di Sragen Tewas Gantung Diri, Beberapa Kali Curhat Ingin Bunuh Diri Dikira Bercanda

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga di Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Sragen digegerkan dengan aksi bunuh diri yang dilakukan oleh seorang pria paruh baya, Minggu (7/6/2020) petang.

Korban diketahui bernama Agus Triyatno (45 ) warga Kampung Ngadirejo, RT 30/ 13 , Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Sragen. Bapak dua anak itu diketahui tewas gantung diri di dapur rumah orang tuanya yang berada tak jauh dari rumahnya.

Data yang dihimpun di lapangan, insiden gantung diri itu terjadi pada pukul 17.00 WIB. Jenazah korban diketahui kali pertama oleh adik kandungnya, Bambang Joko Praptono (42).

Berdasarkan hasil olah TKP kepolisian, sekitar pukul 14.00 WIB , Bambang sempat melihat kakaknya berada di rumah ibunya.

Karena tak ada kejanggalan apapun dan semua baik saja, Bambang kemudian pamit keluar sebentar dengan anaknya untuk jalan-jalan.

Saat ditinggal jalan-jalan itulah, diduga korban melaksanakan niatnya untuk mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di dapur. Korban menggantung dengan tali senar warna biru.

“Saat adiknya pulang ke rumah pukul 17.00 WIB, ia kaget melihat kakaknya sudah dalam kondisi tewas dengan posisi menggantung di dapur. Saksi langsung berteriak minta tolong sehingga warga langsung berdatangan dan kemudian kejadian itu dilaporkan ke Polsek,” papar Kapolsek Karangmalang, AKP Mujiono, usai memimpin olah TKP.

Seusai menerima laporan, tim Polsek langsung meluncur ke lokasi kejadian kemudian melakukan identifikasi dan mengevakuasi jasad korban.

Kapolsek menguraikan dari hasil identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban.

Karena pihak keluarga sudah menerima kejadian itu sebagai musibah, jenazah korban kemudian diserahkan pihak kerabat untuk dimakamkan di pemakaman umum setempat.

Bapak dua anak yang diketahui berprofesi sebagai penjaga klinik pengobatan itu ternyata sempat menunjukkan keanehan beberapa hari sebelum kejadian.

“Dari keterangan adik korban, sebelum korban gantung diri beberapa hari sebelumnya korban sering mengatakan  kalau akan bunuh diri. Adiknya mengira hanya sebagai candaan saja, namun akhirnya ternyata benar bunuh diri,” papar Kapolsek Karangmalang, AKP Mujiono kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (8/6/2020). 

Korban diketahui tewas gantung diri di dapur rumah orang tuanya yang berada tak jauh dari rumahnya.   "Unntuk penyebab gantung diri saat ini masih kami dalami. Korban sempat bilang mau bunuh diri ke adiknya tapi dikira hanya bercanda. Korban sudah berkeluarga dan punya dua anak. Dia sebagai penjaga malam di salah satu klinik di wilayah Karangmalang,” tandas Kapolsek. Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT