Yunita Nekat Mengakhiri Hidup Setelah 3 Tahun Depresi Ketempelan Makhluk Halus
JOGLOSEMARNEWS.COM | 04/05/2020 10:30
Yunita Nekat Mengakhiri Hidup Setelah 3 Tahun Depresi Ketempelan Makhluk Halus
Tim Polsek Gemolong dan tim medis berpakaian APD lengkap saat melakukan olah TKP jasad gadis asal Tegaldowo Gemolong ditemukan bunuh diri. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga di Desa Tegaldowo, Kecamatan Gemolong, Sragen digemparkan dengan aksi bunuh diri warga setempat.

Seorang gadis bernama Yunita Fitria (20) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung di usuk kamarnya.

Gadis malang asal Dukuh Balak RT 6 itu menggantung tepat di hari Jumat malam (1/5/2020) sekira pukul 19.00 WIB.

Data yang dihimpun dari hasil olah TKP kepolosian Minggu (3/5/2020) jasad korban diketahui kali pertama oleh kakak korban, Eko Sartono (26).

Petang itu, korban tak kelihatan sejak sore. Saksi kemudian curiga dan mencoba mengentuk kamar korban namun dikunci dari dalam.

Saat didobrak dan kamar terbuka, ia kaget mendapati adiknya sudah terbujur kaku dalam posisi menggantung di usuk.

Dalam sekejap, lokasi dipadati warga dan tak lama berselang tim Polsek tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan identifikasi korban.

Kapolsek Gemolong, AKP I Ketut Putra membenarkan kejadian itu. Menurutnya dari hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah korban tidak ditemukan tanda kekerasan maupun penganiayaan di tubuh korban.

Gadis malang itu dipastikan meninggal akibat bunuh diri dan terdapat luka bekas jeratan di leher.

“Dari keterangan kerabat dan ibu korban,bahwa korban mengalami depresi sejak 3 (tiga) tahun. Seperti orang ngleleng dan ketempelan gitu. Pihak keluarga sudah menerima sebagai musibah dan tidak menuntut dilakukan otopsi,” terang AKP Ketut.

Perihal apakah depresinya perihal asmara, Kapolsek menyebut dari keterangan sang ibu, tidak ada riwayat soal cinta terkait pemicu depresi korban.

“Keterangannya sudah tiga tahun depresi seperti orang ketempelan,” tandasnya.

Jenazah gadis malang itu kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan pemakaman. Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT