Diserang Puluhan Tawon Vespa, Charly Sampai Gulung-Gulung, Sarangnya Sebesar Gentong
JOGLOSEMARNEWS.COM | 12/02/2020 14:10
Diserang Puluhan Tawon Vespa, Charly Sampai Gulung-Gulung, Sarangnya Sebesar Gentong
Penampakan sarang tawon vespa sebesar gentong di rumah Darwanto, warga Gabugan Tanon yang memakan korban bocah 7 tahun. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Serangan tawon vespa kembali terjadi di Sragen. Seorang bocah asal Dukuh Gabugan, Desa Gabugan, Tanon, Sragen, Charly (7) dilaporkan terpaksa harus dilarikan ke Puskesmas setelah diserang puluhan tawon vespa.

Tawon vespa dalam sarang besar itu menyerang saat bocah kecil itu bermain di rumah Darwanto (45) warga Dukuh Gabugan RT 13, Desa Gabugan, Tanon, Sragen.

BACA: Asyik Main, 2 Kakek Asal Desa Jepang Digerebek Polisi...

Sarang tawon raksasa berukuran panjang 30 sentimeter itu menempel di dinding bambu belakang rumah Darwanto.

Sebelumnya, kawanan tawon itu juga menyerang Darwanto. Data yang dihimpun dari SAR Poldes Masaran, serangan tawon vespa itu terjadi beberapa hari lalu.

Bersamaan dengan itu, warga langsung melapor ke Poldes dan mengevakuasi sarang tawon pembawa petaka itu, kemarin malam.

“Awalnya anggota kami menerima laporan dari Bapak Darwanto, pemilik rumah bahwa ada sarang tawon vespa di rumah pelapor. Kemudian kami berkoordinasi dengan BPBD Sragen untuk evakuasi sarang tawon,” papar Korlap SAR Poldes Masaran, Alfian Rendi Prasetya (27) kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (11/2/2020).

Menurutnya, dari hasil observasi di lokasi kejadian, sarang tawon raksasa di rumah Darwanto sudah menyengat Charly. Saat kejadian, bocah itu disengat puluhan tawon vespa sampai gulung-gulung.

“Tapi yang kena sengatan hanya empat titik. Paginya dia sempat diimunisasi, siangnya main di belakang rumah Darwanto lalu dikeroyok tawon sampai gulung-gulung menangis. Ia terpaksa dilarikan ke Puskesmas Tanon,” urai Rendi.

Sedangkan Darwanto sebelumnya juga terkena sengatan di bagian jempol tangannya. Beruntung berkat penanganan medis, keduanya berhasil sembuh.

Rendi menuturkan pihaknya langsung menerjunkan tim untuk melakukan evakuasi sarang tawon vespa tersebut. Sarang itu berukuran sebesar gentong.

BACA: Berkomplot Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 665 Juta,...

Evakuasi dilakukan dengan cara menyemprot dan kemudian membakarnya. Ia menambahkan dan mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan evakuasi sarang tawon vespa sendiri lantaran bisa berbahaya.

“Kalau ada sarang tawon vespa sebaiknya bisa dilaporkan ke Poldes agar bisa kami lakukan evakuasi. Untuk kontak person SAR POLDES Sragen di antaranya Pembina Poldes Mulyono (081393341111), Korlap Poldes Induk Bambang (085293758957) dan Korlap Poldes Cabang Rendi (081225789286),” pungkasnya. Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT