Perintahkan 8 Pohon Pinus Ditebang, Mandor Proyek Obyek Wisata di Hutan Lawu Jadi Tersangka
JOGLOSEMARNEWS.COM | 22/01/2020 13:00
Perintahkan 8 Pohon Pinus Ditebang, Mandor Proyek Obyek Wisata di Hutan Lawu Jadi Tersangka
Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi saat memimpin konferensi pers, Selasa (21/1/2020). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM– Kasus kerusakan hutan lindung di lereng Gunung Kawu, Tlogodlingo, Karanganyar, memasuki babak baru. Polres akhirnya menetapkan kasus itu berujung pidana.

Satu orang resmi ditetapkan sebagai tersangka dari kerusakan hutan lindung tersebut. Tersangka diketahui bernama Suwarto (ST).

BACA: Hasil Tes Psikologi: Ratu Keraton Agung Sejagat Lebih Cerdas...

Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus peruskan hutan yang berada di kawasan hutan lindung petak 45-2 RPH Tlogo, BKPH Lawu Utara, KPH Surakarta.

Suwarto adalah pelaksana lapangan yang memerintahkan perobohan pohon pinus dengan alat berat, karena dianggap membahayakan pekerjanya.

Hal itu terungkap dalam pers rilis yang dipimpin Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi di Mapolres setempat, Selasa (21/01/2020).

Menurut Kapolres, kasus perusakan hutan tersebut dilakukan oleh tersangka sejak awal bulan Januari 2020 lalu.

Tersangka merupakan yang bertanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaan tersebut dengan menumbangkan pohon pinus dikawasan hutan, dengan menggunakan bulldozer serta mesin pemtong kayu.

Rencananya, kawasan hutan lindung tersebut akan dibangun salah satu objek wisata.

“Tersangka merupakan pemborong yang bertanggungjawab terhadap proses pembangunan kawasan hutan lindung tersebut, yang akan dibangun kawasan wisata,” papar Kapolres.

Perihal apakah perusakan hutan yang dilakukan oleh tersangka ini, atas inisiatif sendiri atau perintah dari pengembang atau pelaku usaha, Kapolres menegaskan, bahwa sebenarnya investor atau pelaku usaha, telah mengajukan ijin.

Hanya saja seluruh proses perijinan belum selesai. Tersangka telah melakukan pekerjannya dengan menumbangkan pohon sebanyak 8 pohon pinus.

BACA: Polisi Masih Buru Satu Begal Bersenjata Kapak dan Celurit. Terdeteksi Indekos di Sukoharjo

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para pihak, termasuk perhutani, Investor,pengembang serta saksi. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan dua alat bukti yang cukup kuat bahwa perusakan hutan tersebut, dilakukan oleh tersangka,” urai Kapolres.

Untuk proses hukum lebih lanjut, Kapolres menambahkan, tersangka berikut barang bukti, berupa chainshow, back hoe, diamankan di Mapolres Karanganyar. Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT