Hati-hati Kilometer Maut di Jalan Tol Sragen - Ngawi, KM 530 - KM 550 Sudah Banyak Jatuh Korban
JOGLOSEMARNEWS.COM | 25/12/2019 13:30
Hati-hati Kilometer Maut di Jalan Tol Sragen - Ngawi, KM 530 - KM 550 Sudah Banyak Jatuh Korban
Tim Polres Sragen dan PJR saat mengevakuasi 2 korban tewas kecelakaan maut pikap di Tol Sragen-Ngawi KM 540, Kebonromo, Ngrampal, Sragen, Sabtu (8/12/2018) pagi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Polres Sragen mengimbau para pemudik liburan Natal Tahun Baru yang lewat jalur tol Sragen-Ngawi di wilayah Sragen diimbau senantiasa menjaga keselamatan saat berkendara.

Selain itu, pemudik juga diingatkan untuk mewaspadai sejumlah ruas yang rawan kecelakaan. Sebab tren angka kecelakaan di Sragen terus meningkat.

“Dari hasil analisa evaluasi, angka kecelakaan di Sragen memang mengalami peningkatan. Demikian dengan jumlah korban meninggal juga meningkat. Tapi Alhamdulillah di Jateng, Sragen sudah tidak lagi berada di lima besar. Peringkatnya sudah turun,” papar Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan kepada wartawan di Mapolres usai memimpin rakor persiapan pengamanan Natal Tahun Baru 2019.

Kapolres menguraikan selain jalur arteri, titik rawan kecelakaan juga ada di ruas Tol Solo-Ngawi. Hal ini dikarenakan Sragen merupakan titik lelah baik pengendara yang melakukan perjalananan dari arah Jatim ( timur) maupun Jakarta (barat).

Secara spesifik, Kapolres menyebut lokasi paling rawan kecelakaan di ruas tol ada di kilometer 530-550.“Di tiga titik itu memang rawan kecelakaan. Di kilometer 540-545 paling rawan karena ada tikungan tak kasat mata. Dari jauh kelihatan lurus, tapi sebenarnya menikung halus. Sehingga kadang pengendara terlena. Di situ juga sudah beberapa kejadian laka, sehingga imbauannya hati-hati,” terangnya.

Pihaknya mengimbau jika badan lelah dan mengantuk, sebaiknya beristirahat di rest area yang sudah disediakan.

Di wilayah Sragen, ada dua titik rest area yakni di kilometer 519 di Masaran dan kilometer 538 di Kebonromo, Ngrampal.

Imbauan memanfaatkan rest area juga dikarenakan Sragen dinilai menjadi titik lelah baik bagi pengendara dari arah timur atau Jatim maupun dari arah Jakarta atau barat. Wardoyo


BERITA TERKAIT