Ketua KPK Agus Rahardjo Sebut Tahun 2019 Menjadi Tahun Paling Berat KPK
JOGLOSEMARNEWS.COM | 10/12/2019 19:15
Ketua KPK Agus Rahardjo Sebut Tahun 2019 Menjadi Tahun Paling Berat KPK
Ketua KPK Agus Rahardjo, memberikan keterangan kepada awak media, di gedung KPK, Jakarta, 3 April 2018. KPK secara resmi menetapkan 38 anggota DRPD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) periode 2009-2014 dan 2014-2019 terkait dugaan tindak pidana korupsi menerima suap dari terpidana mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. TEMPO/Imam Sukamto

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjdo menjelaskan  mengatakan, tahun 2019 merupakan tahun yang paling berat bagi KPK dalam upaya pemberantasan korupsi.

Hal itu dikatakan oleh Agus saat memberikan pidato pada malam puncak Festival Film Antikorupsi 2019 (Anti-corruption Film Festival/ACFFest 2019) di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Minggu (8/12/2019). “Tapi kita harus selalu optimis, kita harus berjuang terus, saling mengingatkan, Jangan lupa korupsi masih berjangkit dengan begitu luar biasanya di negeri ini,” kata Agus.

Agus menegaskan, memang perlu kesabaran dan daya tahan tinggi bagi semua pihak untuk memperjuangkan pemberantasan korupsi. “Mungkin kita juga perlu merenung, jangan-jangan ada strategi baru yang ingin diperkenalkan oleh panglima pemberantasan korupsi kita. Panglimanya adalah presiden kemudian wakilnya adalah wakil presiden,” ujarnya.

Agus berharap, dengan strategi baru Presiden Jokowi akan ada hasil yang terlihat. Dia ingin semua komponen bangsa terus mengontrol kerja-kerja pemberantasan korupsi. “Harus selalu mengingatkan bahwa perjuangan kita masih panjang,” ujar petinggi KPk tersebut.

 

Lebih lanjut Agus mengatakan, pelaksanaan festival film antikorupsi tersebut mengingatkan akan perjuangan pemberantasan korupsi belum selesai.


BERITA TERKAIT