Ular-ular Keluar Sarang, Teror Ular Kobra di Citayam Sebabkan Atap Musala Dibongkar dan TPA Diliburkan
JOGLOSEMARNEWS.COM | 10/12/2019 15:45
Ular-ular Keluar Sarang, Teror Ular Kobra di Citayam Sebabkan Atap Musala Dibongkar dan TPA Diliburkan
Petugas memasukkan ular kobra ke botol, Minggu 8 Desember 2019. Ular tersebut meneror warga di kompleks perumahaan Royal Citayam Residence, Bojong Gede. TEMPO/M.A MURTADHO

BOGOR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gerombolar ular kobra menyerbu kawasan Royal Citayam Residence, Bojong Gede, Kabupaten Bogor. Kehadiran kawanan ular mematikan itu membuat warga setempat heboh dan ketakutan.

Setidaknya,  terdapat 30 anak ular kobra yang berkeliaran di kawasan tersebut tanpa induknya. Hal itu justru membuat warga menjadi takut dan was was.

Alhasil, tak cukup warga, penyisiran dilakukan pula oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, serta anggota komunitas pecinta reptil. Mereka, di antaranya sampai membongkar atap sebuah musala. “Takutnya kobra bersembunyi di atap,” kata satu petugas Damkar saat ditemui di lokasi perumahan itu, Minggu (8/12/2019).

Upaya yang dilakukan pun membuahkan hasil, satu lagi anak ular kobra ditemukan di belakang musala, tepatnya di tumpukan genteng yang tidak terpakai. Sehingga, sejak Rabu (4/12/2019) lalu, total ular kobra ditemukan sebanyak 30 ekor. “Total semua dari lima rumah warga dan musala, serta di jalan menuju TPA,” ujarnya.

Penyisiran rencananya masih akan dilakukan. Terlebih belum ditemukan induk dari anak-anak ular itu. Warga dan petugas mencurigai kebun tak terurus di sekitar perumahan sebagai sarangnya. “Kemarin saya undang pawang ular, dia juga mengatakan asal ular dari kebun,” ucap Hari Cahyo, Ketua Paguyuban Koordinator Warga Perumahan Royal Citayam Residence.

Banyaknya temuan ular kobra sejauh ini telah meneror warga perumahan tersebut. Satu dampaknya adalah telah diliburkannya kegiatan pengajian anak di TPA setempat.


BERITA TERKAIT