Polres Sragen Buru Pencuri 79 Buku Nikah, Masyarakat Diminta Waspada Penjualan Buku Nikah
JOGLOSEMARNEWS.COM | 02/12/2019 20:20
Polres Sragen Buru Pencuri 79 Buku Nikah, Masyarakat Diminta Waspada Penjualan Buku Nikah
Kartu nikah dengan kode quick response (QR) yang dapat dibaca dengan menggunakan barcode/QR scanner, yang akan segera diluncurkan Kementerian Agama RI. Dok. Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Polres Sragen masih mengusut kasus pencurian puluhan buku nikah di KUA Ngrampal. Polisi juga meminta masyarakat segera melapor jika ada oknum yang menawarkan atau menjual buku nikah.

Hal itu disampaikan Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Harno, Senin (2/12/2019). Kepada wartawan, ia menyampaikan saat ini kasus itu masih dalam penyelidikan tim Polres dan Polsek Ngrampal.

BACA: Satu Pelatih PSHT Ditetapkan Tersangka, Ketua PSHT Cabang Sragen...

Menurutnya, saat ini tim masih belum bisa mendeteksi oknum pelakunya. Sehingga belum bisa diketahui modus dan apa tujuan pelaku membobol puluhan buku nikah tersebut.

“Kita belum bisa menyampaikan secara detail. Karena pelakunya belum diketahui dan ini tim masih mendalami,” terangnya.

AKP Harno mengimbau apabila ada masyarakat yang mengetahui ada oknum atau orang yang menjual buku nikah, agar disampaikan ke petugas kepolisian terdekat.

Informasi itu yang sangat diharapkan untuk bisa menguak dan melacak pelaku pencuriannya.

“Soal ada tidaknya indikasi keterlibatan orang dalam, kami belum bisa menyampaikan karena belum tahu pelakunya. Nanti kalau sudah tahu pelakunya, akan kami sampaikan,” tandasnya.

Seperti diberitakan, aksi pencurian puluhan buku nikah itu terjadi Minggu (1/12/2019) dinihari saat kantor dalam kondisi kosong.

Pencurian baru diketahui pukul 07.00 WIB oleh salah satu karyawan KUA, Suparno (46).

Menurut keterangannya saat diinterogasi polisi, pagi tadi ia datang untuk membersihkan ruangan kantor yang berlokasi di jalan Sragen-Ngawi, tepatnya di Bener, Ngrampal, Sragen itu.

Saat masuk ke kantor, ia kaget mendapati pintu belakang sudah dalam kondisi rusak dan tidak terkunci. Di dekat pintu juga ditemukan kursi yang diduga untuk memanjat.

Diduga pelaku masuk dengan cara mencongkel pintu dan merusak gembok. Mendapati hal itu, ia langsung memberitahu pimpinannya, Kepala KUA Ngrampal, Sutrisno (54) yang kemudian langsung meluncur ke lokasi.

Berdasarkan hasil pengecekan, ada 79 buku nikah yang raib dari dalam kantor.

Rinciannya 25 buku nikah asli dan kosong, 40 buku nikah duplikat dan 14 buku nikah yang sudah diisi oleh staff KUA Ngrampal.

Kapolsek Ngrampal, AKP Agus Irianto membenarkan adanya laporan pencurian di Kantor KUA Ngrampal tersebut.

BACA: Overdosis dan Kecapekan Berhubungan Intim dengan Pacar, Cewek Ini...

Menurutnya, dari hasil olah TKP, diketahui total ada 79 buah buku nikah yang raib digondol pelaku.

“Pelaku diperkirakan masuk dengan mencongkel pintu dan merusak gembok. Pelaku membawa kabur 79 buah buku nikah. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT