WNA Pantai Gading Maling Bobol Konter Handphone, Karena....
JOGLOSEMARNEWS.COM | 13/09/2019 16:07
WNA Pantai Gading Maling Bobol Konter Handphone, Karena....

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM– Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Surakarta mengakui kecolongan atas kejadian Warga Negara Asing (WNA) yang terjerat kasus pencurian di sebuah konter handphone di Nusukan Banjarsari beberapa waktu lalu. Namun demikian, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Surakarta, Said Ismail menegaskan WNA Pantai Gading (sebelumnya diberitakan WNA Nigeria-red) masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Meski demikian, Said memastikan akan mendeportasi WNA tersebut sesegera mungkin setelah dia menyelesaikan proses hukumnya.

“Karena siapapun WNA yang datang ke Indonesia, kalau melakukan kejahatan pidana dan harus berurusan dengan pihak kepolisian maka harus menyelesaikan proses hukumnya terlebih dulu. Segera setelah selesai langsung dideportasi dan kami akan memastikan WNA tersebut tidak akan pernah balik lagi ke Indonesia. Akan di black list,” ujarnya, Kamis (12/9/2019), saat ditemui di Kantornya.

Kendati demikian, Said menjelaskan sampai saat ini pihaknya belum bertemu dengan WNA tersebut. Hanya saja, berdasarkan informasi yang diperolehnya, WNA tersebut datang ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta bersama teman-temannya.

“Kemudian dibawa ke Solo. Namun kemudian dia ditinggalkan oleh teman-temannya. Tapi aneh juga jika memang demikian. Kami memang kecolongan. Tapi ke depan kami akan meningkatkan pengawasan agar tidak kembali terulang. Berdasarkan dokumennya sendiri, dia WNA Pantai Gading dan ijin tinggalnya sudah lewat hampir setahun. Dia diketahui memakai prosedur bebas visa. Dan dia menyalahi aturan,” katanya.

Sebelumnya, jajaran Polresta Surakarta berhasil menangkap tersangka pencurian konter hp, beberapa waktu lalu. Tersangka merupakan WNA dan tengah menjalankan proses hukum akibat perbuatannya. Dalam penangkapannya, polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai sekitar Rp 200.000, beberapa handphone berbagai merek dan satu unit laptop, serta linggis yang digunakan pelaku untuk membobol konter. Triawati PP


BERITA TERKAIT