Ketua Panitia Pilkades Digerebek Ikut Rapat Tim Sukses Salah Satu Calon
JOGLOSEMARNEWS.COM | 30/08/2019 14:58
Ketua Panitia Pilkades Digerebek Ikut Rapat Tim Sukses Salah Satu Calon

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Pilkades Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen diganggu dengan ketidaknetralan panitia pemilihan. Ketua Panitia Pilkades atau Pemilihan Kepala Desa Patihan Sidoharjo Sragen, Jumadi tertangkap basah saat ikut rapat dengan tim sukses salah satu calon Kades.

Jumadi digerebek oleh relawan calon Kades petahana, Tri Mulyono. Penggerebekan dilakukan saat Ketua Panitia Pilkades itu dalam perjalanan pulang seusai rapat Kamis 29 Agustus 2019 malam.

Rapat tertutup yang dilakukan timses calon lawan itu diketahui digelar di sebuah warung sate kambing di Desa Gawan, Tanon, Sragen. Ironisnya, Ketua Panitia itu diamankan hanya selang beberapa jam setelah siangnya dilakukan penetapan calon dan pengundian nomor urut calon.

BACA: Dikunjungi 22 Ribu Orang, Omzet Sukoharjo Expo 2019 Capai...

Padahal dalam momen penetapan calon, pihak Muspika sudah mewanti-wanti panitia untuk menjaga netralitas demi kelancaran Pilkades. Pilkades Patihan ditetapkan diikuti dua calon yakni petahana, Tri Mulyono dan mantan Kades dua periode sebelumnya, Sri Lestari.

Data yang dihimpun di lapangan, penggerebekan dilakukan sekitar pukul 23.15 WIB. Jumadi ditangkap saat perjalanan pulang di tengah persawahan Dukuh Gondangan, Patihan.

Dia diamankan oleh dua orang relawan Cakades Tri Mulyono, Rendi (23) warga Jenak, RT 6, Sidoharjo dan Sukamto (45) bersama beberapa kader lainnya. Penggerebekan dilakukan setelah melalui pengintaian sejak pukul 20.00 WIB.

Penggerebekan itu dilakukan sebagai puncak kegeraman warga yang sudah lama mencurigai ketidaknetralan Ketua Panitia yang cenderung berpihak ke calon rival Tri Mulyono.

Menurut keterangan Rendi, ia dan beberapa relawan memang sudah curiga dengan gerak-gerik Ketua Panitia Pilkades desanya sejak petang hari.

“Begitu dapat kabar ada rapat tim sukses calon sebelah dan Ketua Panitia datang ke situ, kita berinisiatif membuntuti dia sejak berangkat jam 19.30 WIB. Ternyata benar dia datang ke rapat di warung sate Gawan itu yang di dalam sudah ada tim sukses calon sebelah," ucap Rendi kepada Joglosemarnews.com, Jumat 30 Agustus 2019 dinihari ini.

Untuk menghindari hal-hal tak diinginkan, Jumadi kemudian dibawa ke rumah Cakades Tri Mulyono di Sumberejo, Patihan yang juga sudah ramai oleh relawannya. Tak lama berselang, dua personel Babinkamtibmas Polsek Sidoharjo dan Babinsa Koramil Sidoharjo tiba di lokasi untuk mengamankan situasi.

Di hadapan personel Polsek dan Koramil serta relawan Cakades Tri Mulyono, Jumadi hanya tertunduk. Pria paruh baya itu mengakui bahwa dirinya memang baru saja menghadiri rapat dengan tim sukses Cakades Sri Lestari di Gawan.

“Saya akui saya salah dan siap keluar atau dikeluarkan dari panitia Pilkades. Saya tidak akan mengulangi lagi,” tuturnya sembari menunduk.

BACA: Kini Stasiun Solobalapan Miliki Ruang Tunggu Mewah Muat 1.300...

Sementara, Cakades Tri Mulyono sangat menyayangkan insiden ketidaknetralan Ketua Panitia Pilkades itu.  "Sebenarnya dari awal, kami sudah ingatkan karena banyak info kalau panitia lebih condong ke calon sebelah," katanya.

Salah satu personel Polsek Sidoharjo, Sukirno bersama Babinsa Koramil Sidoharjo mengatakan pihaknya membackup pengamanan lantaran ada laporan warga perihal insiden ketidaknetralan Ketua Panitia Pilkades di Patihan tersebut.

“Kalau soal tindaklanjutnya, kita serahkan kepada mereka. Kalau bisa diselesaikan di sini ya monggo, tapi kalau tidak ya nanti biar diselesaikan ke jenjang lebih atas,” ucapnya. Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT