Tertangkap Judi Gonggong, Pegawai Dinas PUPR Tutupi Status PNS dan Palsukan Identitas
JOGLOSEMARNEWS.COM | 26/08/2019 10:45
Tertangkap Judi Gonggong, Pegawai Dinas PUPR Tutupi Status PNS dan Palsukan Identitas
Harsono (kiri) saat diamankan oleh Kapolsek Gondang AKP Kabar Bandiyanto di sebuah rumah saat tengah berjudi gonggong di Gondang, Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM - Harsono seorang PNS yang tertangkap saat penggerebekan judi gonggong di Tanjong, Gondang Sragen mencoba menutupi status PNS yang ia sandang. Selain menyembunyikan status PNS, Harsono juga memberikan informasi palsu soal identitas dirinya kepada petugas polisi saat diperiksa.

Penggerebekan judi gonggong terjadi pada Selasa 20 Agustus 2019 lalu di sebuah rumah di Tegalrejo, Gondang. Berdasarkan hasil pemeriksaan Polsek, Harsono tercatat berdomisili di Dukuh Tunggul RT 011, Desa Tunggul, Kecamatan Gondang, Sragen.

BACA: Pengakuan Bandar Sabu Cukil asal Jambanan Sragen. Mengaku Pakai Sabu Untuk Hilangkan Capek, Ungkap Siapa Pemasoknya

Adapun hasil penelusuran Joglosemarnews.com dan keterangan warga sekitar, PNS di Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPU-PR) itu berdomisili di RT 10, Desa Tegalrejo, Gondang, Sragen.

Tak hanya menutupi alamat tempat tinggalnya, PNS yang diketahui berdinas di Bidang Bina Marga itu juga mencoba menutupi identitas aslinya. Dia mengaku kelahiran 1990 atau beeumur 28 tahun. Sementara data kependudukan aslinya dia lahir tanggal 14 September 1976.

Sejumlah warga Desa Tegalrejo Gondang mengatakan Harsoni bukan orang Tunggul tapi Tegalrejo. "Masak PNS hanya lulusan SD dan umur 28 tahun sudah tua begitu. Datanya nggak benar semua itu Mas,” ujar sejumlah warga di Desa Tegalrejo, Gondang kepada Joglosemarnews.com, Kamis 22 Agustus 2019.

Dari penelusuran Joglosemarnews.com ke Kantor Dinas Pu dan Perumahan rakyat juga mendapati fakta adanya PNS bernama Harsono.

Kepala DPU-PR Sragen, Marija melalui Kabid Bina Marga, Albert Pramono Susanto membenarkan memang ada PNS di bidangnya yang bernama Harsono.

Namun ia mengaku belum menerima informasi jika yang bersangkutan ditangkap polisi akibat kasus judi di Gondang. Ia membenarkan Harsono di Bidang Bina Marga merupakan pegawai yang bertugas sebagai rekanan pengawas proyek jalan. “Memang ada PNS di Bidang Bina Marga bernama Harsono."

Namun, pihak dinas belum tahu kalau dia ditangkap kasus judi. "Kami akan menunggu surat dan pemberitahuan resmi dari polisi apakah benar itu Harsono PNS di bidang kami,” terangnya saat dihubungi Rabu (21/8/2019).

Harsono ditangkap bersama dua warga yakni Sugiyanto 58 tahun asal Dukuh Gombelan RT 13, Sasmo Diono alias Gembuk 59 tahun si pemilik dumah di Dukuh Tegalrejo RT 8.

Semula, status PNS Harsono ini sempat tak terendus. Sebab informasi awal, yang bersangkutan terdata dengan pekerjaan swasta dan lulusan SD. Sementara setelah ditelusuri ke warga tetangga dan tokoh masyarakat, ternyata Harsono yang diamankan itu adalah seorang PNS. Dia terakhir kali diketahui mendapat tugas menjadi pengawas proyek jalan kabupaten.

Temuan tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Gondang, AKP Kabar Bandiyanto. Saat dikonfirmasi, ia membenarkan bahwa Harsono adalah PNS.

BACA: Guru Honorer Ini Buka Perpusling Demi Meningkatkan Minat Baca...

Kabar Bandiyanto mengatakan ada satu orang berstatus PN bernisial H yang ditangap saat digerebek judi gonggong. Jadi yang diamankan kemarin ada tiga, adapun tiga orang lainnya kabur.
"Yang kita amankan satu orang berstatus perangkat desa dan satu orang PNS. Yang tiga orang lari,” paparnya mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan, kepada Joglosemarnews.com, Rabu 21 Agustus 2019.

Kapolsek menguraikan saat ini ketiga tersangka sudah dititipkan penahanannya ke Polres Sragen. Namun penanganan perkara masih ditangani Polsek Gondang. Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT