Lulusan SMK Ditangkap Saat Ambil Paket, Isinya Tembakau Gorilla 12 Gram
JOGLOSEMARNEWS.COM | 09/08/2019 05:30
Lulusan SMK Ditangkap Saat Ambil Paket, Isinya Tembakau Gorilla 12 Gram

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Tim Satres Narkoba Polres Sragen kembali membekuk jaringan peredaran narkoba di Sragen. Kali ini, tim meringkus dua remaja asal Gesi yang diduga jadi bandar tembakau gorilla.

Kedua remaja yang belum lama lulus dari SMK itu ditangkap seusai mengambil kiriman paketan di sebuah jasa pengiriman di Pilangsari Ngrampal, Selasa (6/8/2019). Paketan barang tersebut ternyata berisi tembakau gorilla seberat 12,31 gram.

BACA: Aksi Dramatis Warga Miri Sragen Rame-Rame Kejar Pencuri Misterius. Tepergok Gondol Motor, Saat Tertangkap Berlagak Tak Waras 

Data yang dihimpun Joglosemarnews.com, kedua tersangka diketahui bernama Doni Hendrawan (22) asal Dukuh Siwalan RT 11/03, Desa, Blangu, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen dan Brillian Yonsu Made Al Kautsar (19) asal Dukuh Gesi RT 4/06, Desa Gesi ,Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen.

Keduanya digerebek pukul 10.00 WIB di depan agen pengiriman barang J & T yang beralamat di Jalan Raya Sukowati, Pilangsari, Sragen.

“Dari lokasi kejadian, kita amankan barang bukti sebuah kemasan karton panjang 10,5 cm, tinggi 8 cm, lebar 7 cm ditempeli alamat pengirim asal Gesi, Sragen. Di dalamnya berisi balitan plastik wrap bening. Saat dibuka, berisi plastik timah klip berisikan rajangan diduga tembakau gorila dg berat 12,31 gram,” papar Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi, Selasa (6/8/2019).

Dari penggerebekan itu, polisi juga mengamankan satu unit hand phone merk Realme, warna hitam biru methalic dan satu unit hand phone merk Oppo, warna vernekel.

BACA: Perilaku Meresahkan, 6 Pelajar SMP dan SMK Jenar Digerebek dan Digelandang ke Mapolsek Sragen 

Kedua tersangka berikut barang bukti langsung digelandang ke Mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kasubag menambahkan penyitaan narkoba ini merupakan yang terbesar untuk jenis tembakau gorilla. Saat ini tim masih terus mengembangkan pengusutan guna menguak jaringan peredaran lainnya termasuk menguak pemasoknya. Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT