Bupati Karanganyar Mulai Was Was Serangan Hepatitis A di Pacitan
JOGLOSEMARNEWS.COM | 04/07/2019 08:10
Bupati Karanganyar Mulai Was Was Serangan Hepatitis A di Pacitan
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyambangi warga untuk mendorong agar mau imunisasi, Selasa (2/7/2019). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Merebaknya wabah virus hepatitis A yang menyerang ratusan warga hingga mendekati ribuan orang di Pacitan, Jatim, membuat Pemkab Karanganyar mulai was-was.

Selain meminta warga waspada dan meningkatkan pola hidup sehat, Pemkab juga mendorong warga untuk mengikuti imunisasi.

Sebagai bentuk keseriusan, bupati setempat, Selasa (2/7/2019) bahkan terjun langsung menyambangi warga dari pintu ke pintu untuk menyosialisasikan pencegahan hepatitis A.

BACA: Penolakan Imunisasi Meluas, Pemkab Karanganyar Bakal Bentuk Pokja. Diterjunkan Sampai ke Desa-Desa 

Tadi pagi, Juliyatmono bersama dengan Dinas Kesehatan Karanganyar makin gencar sosialisasikan pentingnya imunisasi.

Yuli berkunjung ke sejumlah rumah warga di kawasan Dusun Tanen, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso. Wilayah ini menjadi perhatian karena banyak warga terindikasi tak mau imunisasi.

“Tujuannya mengajak agar warga menyadari pentingnya imunisasi dan membujuk agar mereka mau anaknya diberikan imunisasi,” paparnya kepada wartawan.

Bupati juga memberikan pengertian bahwa imunisasi itu aman untuk proses kekebalan tubuh anak. Sebab proses juga sudah dilakukan oleh tim ahli dan diketahui oleh pihak-pihak yang berwenang sehingga imunisasi aman.

BACA: Geregetan, Pemkab Beri Seminggu Waktu Merenung Bagi Keluarga Penolak Imunisasi. Bupati Sebut Jika Tetap Tak Mau, Ini Langkahnya.. 

“Jika memang tidak diimunisasi bila dikemudian hari sakit, siapa yang bertanggungjawab,” ungkapnya,  Selasa (2/7/2019).

Yuli mencontohkan saat ini  yang sedang ramai masalah hepatitis yang terjadi di Pacitan, semua pihak kebingungan. Ada baiknya sebelum semua terjadi lebih baik program imunisasi itu dilakukan. Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT