Prabowo Orasi, Massa Buruh Diperingatkan untuk Diam dan Tak Hilir Mudik
JOGLOSEMARNEWS.COM | 02/05/2019 12:28
Prabowo Orasi, Massa Buruh Diperingatkan untuk Diam dan Tak Hilir Mudik

JAKARTA, Joglosemarnews.com – Ribuan massa buruh diperingatkan untuk diam dan tidak hilir mudik saat capres Prabowo Subianto melakukan orasi di Hari Buruh, Rabu (1/5/2019).

Peringatan itu diserukan oleh Ketua Panitia May Day 2019 Riden Hatam Aziz.

Baca juga: Hasil Penelitian LIPI, Bakal Hadir Plastik yang Bisa  Terurai

“Tolong jangan hilir mudik saat pidato kebangsaan Pak Prabowo Subianto.  Panitia enggak mau dengar alasan apapun. Ketika beliau pidato mohon dengan sangat, tidak ada alasan untuk kita semua hilir mudik,” kata Riden dalam peringatan Hari Buruh di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Riden mengatakan, peserta rapat akbar boleh ke toilet saat pukul 12.00 WIB. Adapun untuk salat zuhur, Riden mengatakan semua buruh akan salat berjamaah setelah Prabowo selesai berpidato. Adapun Prabowo dijadwalkan berorasi pada pukul 12.00 WIB.

May Day tahun ini mengangkat tema kesejahteraan buruh dan demokrasi jujur damai. Riden mengatakan, May Day kali ini juga ingin menuntaskan goal politik yang sudah diputuskan pada 2018, yaitu mengusung Prabowo sebagai calon presiden 2019.

“Kerja keras kawan-kawan semua Alhamdulillah data kami di kantong-kantong buruh, pekerja, seluruh suara Pak Prabowo Subianto unggul,” ujarnya.

Peringatan May Day tahun ini berpusat di Tennis Indoor Senayan. Sehingga, para buruh tidak melakukan long march dari Patung Kuda menuju Istana Presiden.

Selain itu, ratusan ribu buruh juga melakukan aksi May Day di berbagai daerah industri di Indonesia. Seperti Bandung, Semarang, Jepara, Yogyakarta, Gresik, Surabaya, Bogor, Tangerang, Cianjur, Sukabumi, Bekasi, Aceh, Medan, Makassar, Palu, Banjarmasin, Samarinda Maluku, Lombok, dan Papua.


BERITA TERKAIT