Kunjungi Ahmad Dhani di Rutan, Relawan PADI Berikan Buku tentang Terorisme Negara
JOGLOSEMARNEWS.COM | 29/04/2019 15:57
Kunjungi Ahmad Dhani di Rutan, Relawan PADI Berikan Buku tentang Terorisme Negara

SURABAYA-Musisi Ahmad Dhani yang saat ini dtahan di Rumah Tahanan (Rutan) Medaeng Surabaya terus mendapat kunjungan dari berbagai pihak. Pada Sabtu (27/4/2019) kemarin, sejumlah relawan pendukung Capres Cawapres nomor urut 02 dari Solo juga mengunjungi Dhani di tahanan.

Rombongan dari Relawan Smart PADI (Sebelas Maret Prabowo Sandi) itu menjenguk Dhani untuk memberikan dukungan moril agar tetap semangat dalam menjalani ujian di tahanan.

Dalam kunjungan itu, Relawan SMART PADI dipimpin Ketua Umumnya Muhammad Taufiq. Mereka bisa bercengkerama dengan Ahmad Dhani Prasetyo di Rutan Klas 1 Medaeng Surabaya. “Meski sebentar, kami sudah bisa bercengkerama dan mendapat banyak info dari Dhani,” ungkap Taufiq dalam siaran persnya yang dikirim ke Joglosemarnews.com.

Selain memberi support, kata Taufiq, mereka  juga menyerahkan bahan bacaan buku berjudul “Terorisme Demokrasi dan Kejahatan Korporasi” kepada pentolan grub band Dewa 19 tersebut.

Menurut Muhammad Taufiq, Dhani senang menerima kiriman buku itu, terutama yang berjudul Terorisme Dalam Demokrasi “DENSUS VS TERORISME NEGARA”. Dhani berpesan meminta buku serupa untuk dikirimkan kepada Dik Doang. “Biar paham siapa terorisme yang sesungguhnya,” kata Dhani yang ditirukan Taufiq.

Dalam kunjungan kali ini Dhani harus memakai kursi roda, sebab asam uratnya kambuh. Namun ia terlihat optimis dan senang dengan kunjungan tersebut.

Pada saat yang bersamaan ia juga menerima kunjungan TIM BPN Prabowo-Sandi untuk membantu memverifikasi suara Dhani di Dapil 1 Jatim Surabaya-Sidoarjo. Dia optimis akan terpilih sebagai anggota DPR RI.

Taufiq menambahkan, Dhani sempat bertanya kepada dirinya jika nanti terpilih akan duduk di komisi berapa. “Saya menganjurkan agar dia duduk di Komisi III Hukum dan HAM biar vokal. Komisi budaya kurang cocok buat dia,” kata Taifiq.

Pengacara Ahmad Dhani juga datang ke Rutan untuk membantu agar suara Dhani tidak dicurangi, sebab kondisi Pemilu saat ini sangat berpotensi curang.

Taufik menjelaskan suasana Rutan Medaeng hari Sabtu sangat padat dan harus melalui proses yang sangat ketat untuk bisa menjenguk Dhani.

Sebelum pulang para penjenguk Dhani minta diperbolehkan foto bersama, namun tidak diizinkan dengan alasan masih berstatus tahanan bukan napi.

Sidang Dhani sendiri akan berlangsung Selasa 7 April 2019 mendatang dengan agenda pledoi atau pembelaan. “Karena tidak boleh berfoto dengan Dhani ya kami berfoto bersama di depan lapas dengan latar belakang pintu gerbang,” kata Taufiq.(Marwantoro | Syahirul)


BERITA TERKAIT