Pungli Sertifikat Tanah, Mantan Camat Sekcam dan 1 Staf Kecamatan Ditahan
JOGLOSEMARNEWS.COM | 08/02/2019 17:04
Pungli Sertifikat Tanah, Mantan Camat Sekcam dan 1 Staf Kecamatan Ditahan
Penyidik Polres Wonogiri dan JPU menunjukkan barang bukti kasus dugaan korupsi Prona Kecamatan Tirtomoyo.

WONOGIRI-Kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pungutan liar (Pungli) pensertifikatan tanah massal melalui Program Nasional (Prona), di Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri, memasuki babak baru. Tiga orang tersangka yang semuanya PNS ditahan.

Mereka ditahan di Rutan Kelas II B Wonogiri sejak Rabu (6/2/2019). Penahanan ketiga tersangka ini, dilakukan setelah kasusnya dinyatakan P21 dan berkasnya dilimpahkan oleh Polres Wonogiri ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri.

BACA JUGA: Jelang Pilkades Serentak, Aparat Polsek Jaten Gerilya Sambangi Calon-calon...

Tiga tersangka adalah Joko Prihartanto (49) dan Widodo (52), serta Nur Kholis (47), yang saat itu masing-masing menjabat sebagai Camat dan Sekcam serta Staf di Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri. Mereka merupakan penduduk dari Lingkungan Pencil, Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan dan Kabupaten Wonogiri, warga asal Dusun Cinderejo, Desa Jatisari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, dan warga Lingkungan Cangkring Kidul, Kelurahan dan Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati dan Kasat Reskrim AKP Aditya Mulya Ramadhani, melalui Paur Subag Humas Polres Aipda Iwan Sumarsono, Jumat (8/2/2019), menyatakan, bersama tiga tersangka disertakan pula barang bukti berupa daftar nominatif pemohon pensertifikatan massal melalui Porna dari 11 desa dengan jumlah pemohon sebanyak 2.411 orang, satu buku laporan akhir Prona Tahun 2016 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Wonogiri, Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ketiga tersangka, SK pengangkatan Camat dan Sekcam Tirtomoyo.

“Berikut buku catatan penggunaan uang, buku register PPATS (Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara), tabel ploting penggunaan uang Pungli, dan uang tunai pengembalian dari 11 Kepala Desa (Kades) berikut perangkat desa sebanyak Rp 361.734.000,” kata dia.

BACA JUGA: Gara-gara Mati Lampu, Nenek 90 Tahun Terkunci di Dalam...

Kronologis kejadiannya, bermula ketika ada pelaksanaan pensertifikatan tanah secara massal melalui Prona Tahun 2016 di Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri. Berkaitan ini, polisi mendapatkan informasi kalau dalam pelayanan pensertifikatan tanah secara massal melalui Prona tersebut, diwarnai adanya Pungli kepada para pemohon.

Menyikapi ini, pada tanggal 3 Januari 2017 dilakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan, menemukan kebenaran adanya Pungli terhadap 2.411 orang pemohon sertifikat tanah. Yang besarnya masing-masing Rp 750 ribu per pemohon.

Selengkapnya baca di JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT