Ratusan Karyawan dari 8 Pabrik Gula Berunjuk Rasa di PTPN IX
JOGLOSEMARNEWS.COM | 07/12/2018 14:20
Ratusan Karyawan dari 8 Pabrik Gula Berunjuk Rasa di PTPN IX
Ratusan karyawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX melakukan aksi damai menuntut peningkatan kesejahteraan, Kamis (6/12/2018). Foto: Triawati

SOLO– Ratusan karyawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX melakukan aksi damai menuntut peningkatan kesejahteraan, Kamis (6/12/2018). Aksi tersebut mereka lakukan karena tidak diberikannya hak mereka sepanjang tahun 2018.

Peserta aksi, karyawan PTPN IX berasal dari berbagai pabrik gula (PG) di bawah naungan PTPN IX yaitu dari delapan Pabrik Gula (PG), diantaranya PG Jati Barang Brebes, PG Sumber Raharjo Pemalang, PG Sragi Pekalongan, PG Pangkah Tegal, PG Rendeng Kudus, PG Gondang Baru Klaten, PG Mojo Sragen, dan PG Tasik Madu Karanganyar, serta karyawan direksi.

BACA JUGA:  Pasar Legi Solo  Menggeliat Lagi, Ribuan Pedagang Mulai Tempati...

Mereka  berkumpul di kantor PTPN IX untuk menyampaikan tujuh tuntutannya. Tujuh poin tuntutan yang disampaikan oleh para peserta aksi damai diantaranya meminta PTPN III untuk mengkaji kembali kebijakan regrouping. Disamping itu karyawan meminta agar PTPN IX mematuhi isi perjanjian kerja bersama (PKB) yang dibuat dua tahun sekali. Yakni  uang pakaian dinas pada Januari 2018, uang cuti tahunan 2018, uang pakaian dinas bulan Juni 2018, yang cuti panjang  yang biasanya jatuh di bulan Januari dan Juni, uang penghargaan pada karyawan yang telah mengabdi selama 25 tahun, serta rapel gaji yang setara dengan upah minimum regional (UMR) di masing-masing daerah.

“Hak kami selain gaji pokok sejak tahun 2018 belum diberikan. Ini menyalahi PKB yang dibuat dua tahun sekali. Apalagi saat apresiasi pada karyawan yang mengabdi 25 tahun, seremonialnya sudah namun uang penghargaannya belum,” papar Korlap aksi Kuwat Riadin dari PG Rendeng Kudus.

Dalam kesempatan yang sama, Serikat Pekerja Perkebunan (SPBun) PTPN IX ingin menyampaikan uneg-uneg. Harapannya hak tahun ini diberikan di akhir masa 2018. Supaya pada 2019 mendatang perusahaan juga tidak terbebani kewajiban di tahun sebelumnya.

“Mudah-mudahan tuntutan kami ini direspon positif dan hak kami tidak dikebiri. Kami hanya membawa sebanyak 300-an perwakilan karyawan. Sebab kami berkomitmen tetap memenuhi kewajiban supaya perusahaan tetap berjalan,” tandasnya.

BACA JUGA: Penghijauan di Margosono Manyaran. 600 Bibit Sengon Ditanam di...

Di sisi lain, perwakilan akso diterima oleh Direktur Komersial PTPN IX Rudi Harjito. Pihaknya menghimbau agar karyawan bisa tetap bersabar dan turut mencari solusi bersama. Dirinya berjanji poin-poin tuntutan akan disampaikan ke perusahaan. Mengingat kondisi pergolakan nasional juga perlu ditata.

“Saya rasa kita semua punya keinginan bersama PTPN bisa berjaya kembali. Kita semua tidak akan ragu untuk membawa PTPN berjaya kembali. Maka dari itu kita harus mempunyai semangat yang sama untuk memajukan PTPN,” tukasnya.

Rudi juga menyampaikan bahwa saat ini tengah melakukan pendataan pada aset-aset milik PTPN yang dapat dioptimalkan pemanfaatannya. Hal itu masuk dalam komitmen konstruktif dari perusahaan untuk mengembangkan kembali PTPN. Triawati PP

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT