Warga 3 Kampung di Manggarai Timur Konsumsi Air Minum Kotor dan Berbau
FLORESPOST.CO | 06/06/2018 14:10
Warga 3 Kampung di Manggarai Timur Konsumsi Air Minum Kotor dan Berbau
Warga Desa Pong Ruan, Matim, saat menimba air di Kali Wae Labe. (Foto: Mulia Donan/Florespost.co)

FLORESPOST.co, Borong Warga masyarakat di Kampung Melar, Kampung Watu dan Kampung Rimon, Desa Pong Ruan, Kecamatan Kota Komba, Manggarai Timur, NTT mengkonsumsi air minum yang kotor dan berbau.

Air tersebut didapatkan warga tiga kampung tersebut dari Kali Wae Labe.

Hal itu terpaksa dilakukan dilakukan warga karena kesulitan air minum bersih.

Baca juga: Diberhentikan Secara Sepihak, Guru SMPK Immaculata Ini Merasa Kecewa

“Kami selalu mengkonsumsi air minum dari Kali Wae Labe yang kondisi airnya sangat kotor dan bau,” ungkap Hironimus Tahim (50), salah seorang warga masyarakat Desa Pong Ruan saat ditemui media ini di lokasi Kali Wae Labe, Rabu, (6/6/2018).

[caption id="attachment_17224" align="aligncenter" width="400"] Warga Desa Pong Ruan, Matim, saat menimba air di Kali Wae Labe. (Foto: Mulia Donan/Florespost.co)[/caption]

Hironimus mengakui bahwa benar pernah ada bantuan air minum bersih dari pemerintah namun saat ini airnya sudah tidak mengalir karena pipanya patah dan pecah.

“Pernah ada dana bantuan dari pihak pemerintah untuk  proyek air minum bersih. Kami merasakan hal itu selama beberapa bulan karena tidak  lama kemudian airnya tidak mengalir lagi sampai detik ini, karena pipa air yang pecah dan patah,” ungkapnya.

Baca juga: Ketika Guru Meneteskan Air Mata di Depan DPRD Manggarai Timur

Hironimus berharap adanya perhatian dari pemerintah desa dan Pemda Manggarai Timur.

“Desa punya dana khusus untuk penyedian air minum bersih. Namun sampai detik ini desa tidak pernah memberikan titik terang untuk mengadakan air minum bersih bagi warganya,” terangnya.

Pemerintah Desa maupun Pemda Matim, harapnya, segera memperbaiki masalah ini karena penyakit yang sering kami rasakan saat ini adalah  sakit perut.

Reporter: Mulia Donan

Editor: Yos Syukur


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT