Awas, Anjing Gila: Tiga Warga Manggarai Timur Digigit Anjing Terduga Rabies
FLORESPOST.CO | 05/06/2018 08:30
Awas, Anjing Gila: Tiga Warga Manggarai Timur Digigit Anjing Terduga Rabies
Foto: Ilustrasi – Seorang petugas di Ruteng saat sedang menyuntikan vaksin ke seekor anjing. (Foto: Adi Nembok/Florespost.co)

FLORESPOST.co, Borong – Tiga orang warga Kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) diserang seekor anjing terduga rabies, Minggu (3/6/2018). Tiga orang yang digigit tersebut yakni Halim (56), Mulyati (28) dan M. Fais (11).

Ketiga korban digigit pada tiga tempat yang berbeda. Halim digigit seekor anjing jantan warna hitam keabu-abuan pada telapak kaki kanan, Minggu (3/6/2018) sekitar pukul 06.30 wita saat Halim sedang tidur di pondok miliknya di Lingko Kemboi Kampung Ronting. Setelah menggigit Halim, pada pukul 06.40 wita, diduga anjing yang sama menggigit tangan kiri Mulyati yang saat itu sedang mencuci piring di dapur rumahnya.

Sekitar sepuluh menit kemudian atau pukul 06.50 wita, anjing yang sama menggigit M. Fais yang sedang jalan pagi di jalan raya. "Setelah anjing yang diduga Rabies tersebut menggigit ketiga korbannya, anjing tersebut lari ke hutan Kemboi di Kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda," jelas Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu sebagaimana disampaikan Kapolsek Lamba Leda, Iptu Edy Sumirat.

Menurut Daniel, pada pukul. 09.00 wita anjing yang diduga rabies tersebut berhasil ditangkap di Kampung Roket, Desa Satar Kampas saat hendak menggigit Mansur. "Anjing yang diduga terjangkit rabies tersebut sudah berhasil ditangkap dan dibunuh," jelas Daniel.

Ketiga korban, lanjut Daniel, sudah dibawa ke Puskesmas Dampek untuk mendapatkan perawatan medis berupa suntikan vaksin anti rabies dan mendapatkan perawatan lainnya. "Saat ini Polsek Lamba Leda bersama dengan masyarakat di bawah kendali Kapolsek Lamba Leda masih melakukan penyisiran untuk mencari anjing-anjing lain yang dimungkinkan terjangkit penyakit rabies dan membahayakan masyarakat," pungksas Daniel.

Reporter: Adi Nembok
Editor: Fransiskus Ramli


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT