Mantan Kapolres Manggarai Mengamuk dan Nyaris Hajar Orator Demo, ini Penyebabnya....
FLORESPOST.CO | 10/12/2019 15:09
Mantan Kapolres Manggarai Mengamuk dan Nyaris Hajar Orator Demo, ini Penyebabnya....

FLORESPOST.CO, RUTENG – Mantan Kapolres Manggarai, Propinsi Nusa Tenggara Timur, AKBP (Purnawirawan) Marselis Sarimin Karong, mengamuk dan nyaris menghajar orator aksi sekaligus Ketua Lembaga Pengkaji Peneliti Demokrasi Manggarai (LPPDM) Marsel Nagus Ahang.

Kejadian ini bermula ketika Marsel Ahang dalam orasinya itu menyebut, terbitnya SP3 kasus Wae Kebong tidak terlepas dari peran Kapolres Manggarai yang saat itu dijabat oleh AKBP Marselis S. Karong. Aksi mantan Kapolres ini pun sontak jadi sorotan publik, lantaran mengamuk ditengah kerumunan masa saat itu.

BACA: Mantan Kapolres Manggarai Nyaris Hajar Orator Aksi LPPDM

Atas peristiwa ini, Florespost mencoba menghubungi mantan kapolres Manggarai ini. Ia pun menjelaskan alasan dirinya mengamuk dan protes atas orasi yang disampaikan oleh koordinator aksi Marsel Ahang.

“Seperti yang saya sampaikan ke beberapa media sebelumnya bahwa, dalam orasi itu menyebut nama saya, jelas itu ada unsur fitnah dan pencemaran nama baik Saya,” kata Marselis melalui sambungan telepon miliknya, Senin (9/11/2019).

Menjawabi sikapnya terhadap adanya dugaan pencemaran nama baik dan fitnah atas dirinya itu, Ia pun belum menentukan apakah penyelesaian masalah tersebut melalui jalur hukum. ” Yah, kita lihat saja situasinya kedepan, untuk sekarang belum,” kata dia.

Ketua Lembaga Pengkaji Peneliti Demokrasi Manggarai (LPPDM) Marsel Nagus Ahang, pada saat dikonfirmasi media ini mengaku, dalam orasinya itu tidak mencemarkan nama baik mantan Kapolres Manggrai. Namun lanjutnya, dalam orasi itu dirinya menyebut yang meng SP3 kan kasus Embung Wae Kebong adalah pada masa mantan Kapolres Manggarai, Marselis Sarimin.

Dalam wawancara kepada Florespost.co, Marsel Ahang juga mengatakan, akan memproses Mantan Kapolres Manggarai ke jalur hukum karena telah melakukan aksi premanisme. “Saya akan proses hukum pak Marselis Sarimin, karena telah dianggap melakukan premanisme,” kata dia, sembari mengatakan bawah Ia sudah mengantongi izin untuk melakuakn aksi demo dari Kapolres Manggarai.

Lebih lanjut dikatakannya, tindakan mantan Kapolres Manggarai itu dianggap menggangu aksi demo dari LPPDM. “Saya juga akan melaporkan Marselis atas kata-kata kasar yang Ia lontarkan terhadap Saya saat melakukan aksi,” katanya

FLORESPOST.CO

 


BERITA TERKAIT