Hasil Pertanian Dikenakan PPN 10 Persen, Pengusaha Hentikan Pembelian Seluruh Hasil Bumi Petani
FLORESPOST.CO | 05/08/2019 15:35
Hasil Pertanian Dikenakan PPN 10 Persen, Pengusaha Hentikan Pembelian Seluruh Hasil Bumi Petani
Herybertus Ketua Asosiasi Pengusaha Hasil Bumi Manggarai (APHBM) NTT

FLORESPOST.co, Ruteng – Asosiasi Pengusaha Hasil Bumi Manggarai (APHBM), NTT, bersepakat untuk menghentikan pembelian seluruh jenis hasil bumi dari para petani, terhitung Senin 5 Agustus 2019.

Sikap ini diambil APHBM, menyusul pengenaan PPN 10% yang berlaku surat atas berbagai hasil Pertanian/perkebunan oleh KPP Pratama Ruteng.

BACA: DPRD Matim Minta Masyarakat Kawal Pengerjaan Jalan Kembur  – Metuk

Ketua APBHM Herybertus melalui pesan WhatsApp, Minggu (4/8/2019) menegaskan, PPN sebesar 10% atas hasil pertanian/perkebunan adalah sebuah kesewenang-wenangan, sebab kata Dia, KPP Pratama Ruteng tidak pernah melakukan sosialisasi atas kebijakan, prosedur pemungutan dan penyetoran.

APHBM, menurut Hery, sudah berusaha untuk menyelesaikan masalah ini, namun menemui jalan buntu. Hery juga memohon maaf kepada semua pihak atas polemik ini.

“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai dan segenap Petani/Pengepul Barang Hasil Pertanian/Perkebunan di pelosok Manggarai atas ketidaknyamanan dan ketidakpastian ini,” ungkap Hery.

BACA: Doni Dihen : Pemda Perlu Merancang Inovasi yang Ideal Sesuai Potensi...

Demi kenyamanan berusaha dan berinvestasi dan kesejahteraan masyarakat petani,Hery meminta otoritas berwewenang untuk mengambilalih penyelesaian masalah ini.

FLORESPOST.CO


BERITA TERKAIT