Tak Kunjung Nikmati Listrik, Warga Dusun di Manggarai NTT Ini Ancam Golput di Pilkada
FLORESPOST.CO | 04/03/2019 15:30
Tak Kunjung Nikmati Listrik, Warga Dusun di Manggarai NTT Ini Ancam Golput di Pilkada

FLORESPOST.CO, Ruteng – Warga RT 01/02, Dusun Teni, Desa Lenda, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, mengancam akan tidak mengikuti pesta demokrasi pemilihan umum bupati dan wakil bupati manggarai 2020 mendatang, jika tahun 2019 ini warga tidak juga menikmati listrik.

Ditemui Florespost.co, Minggu (3/3/2019) di Teni, sejumlah warga menjelaskan, pada masa awal kampanye beberapa tahun lalu, cabup/cawabup Manggarai periode 2016-202, Deno Kamelus dan Viktor Madur (Kini menjadi Bupati dan Wakil Bupati Manggarai) pernah mengunjungi warga Dusun Teni.

BACA JUGA: Warga Keluhkan Bau Busuk Pabrik Pengolahan Ikan PT Okishin Flores

Dihadapan masyarakat dan tua-tua adat setempat, pasangan ini berjanji akan memperhatikan kebutuhan listrik warga Cibal termasuk warga Dusun Teni.

Namun hingga mendekati masa akhir jabatan dari pasangan yang dikenal denga sebutan DM ini, janji-janji tersebut tak kunjung dipenuhi.

“Sekarang kami hendak tagih janji pada Bupati Manggarai, terkait pemasangan listrik di RT 01/02 Dusun Teni. Jika tahun 2019 ini, janji tersebut tidak juga ditepati, maka kami tidak mau lagi ikut pilih bupati dan wakil bupati 2020 nanti,” kata warga dengan nada kecewa.

Sejumlah warga mengaku gembira, ketika program listrik desa tahun 2018 lalu, ada nama Desa Lenda masuk dalam daftar sebagai salah satu desa di Kecamatan Barat, yang akan menikmati aliran listrik.

BACA JUGA: Diduga Melanggar Kode Etik, Bupati Deno Adukan Ahang ke BK Dewan

Tetapi lagi-lagi masyarakat kecewa, sebab program listrik desa tersebut tidak semuanya dapat dinikmati warga Desa Lenda.

“Desa Lenda terdiri dari 4 dusun dengan 11 RT. Delapan RT sudah menikmati listrik, sementara tiga RT lainnya yakni RT 01,02 dan 011 tidak dialiri listrik sama sekali. Pemahaman kami, program listrik desa itu berarti untuk seluruh warga satu desa, tapi nyatanya tidak seperti itu. Kami seperti dianaktirikan. Program listrik desa untuk Desa Lenda sepertinya sudah berakhir 2018. Itu artinya program serupa tidak ada lagi untuk Desa Lenda tahun 2019 ini,” kata warga. Penulis : Adi Nembok

FLORESPOST.CO


BERITA TERKAIT