Seleksi Komisioner KPU Papua, Sinode GKI Sebut Ada Pemalsuan Surat Rekomendasi
JUBI.CO.ID | 06/06/2018 13:50
Seleksi Komisioner KPU Papua, Sinode GKI Sebut Ada Pemalsuan Surat Rekomendasi
Ilustrasi KPU. TEMPO/Subekti

Jayapura, Jubi – Seleksi komisioner Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua yang menyisakan 14 nama calon komisioner diwarnai dugaan surat rekomendasi palsu. Surat rekomendasi palsu tersebut dibuat oleh orang yang tidak bertanggungjawab seolah-olah diterbitkan oleh Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) Tanah Papua.

Terkait surat tersebut, Sinode GKI Tanah Papua memastikan tidak pernah memberikan rekomendasi kepada beberapa calon anggota KPU Provinsi Papua, baik yang lolos tahapan selanjutnya maupun yang telah gagal dalam proses seleksi yang masih berlangsung.

“Ya benar. Kami menemukan ada pemalsuan surat rekomendasi untuk calon komisioner KPU Papua, “ kata Pendeta Dora Balubun, Kordinator Keadilan, Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan (KPKC) Sinode GKI Tanah Papua kepada Jubi, Rabu (6/6/2018) pagi.

Surat rekomendasi yang disebutkan palsu itu tertanggal 27 April 2018. Dalam surat tersebut terdapat nama-nama berinisial RH, T, MP, MK, EW, TK dan KS yang sedang mengikuti seleksi sebagai komisioner KPU Provinsi Papua.

Pendeta Dora mengatakan pihak Sinode GKI akan melaporkan pemalsuan ini kepada polisi setelah kehadiran Ketua Sinode GKI di Jayapura.

Sekretaris Sinode GKI di tanah Papua, Pendeta Daniel J. Kaigere menegaskan Sinode GKI di tanah Papua belum pernah mengeluarkan satu surat rekomendasi apa pun terkait seleksi anggota KPU Papua tahun 2018. Menurutnya, nomor surat tersebut selain tidak valid juga tidak mencantumkan nama-nama 16 anggota Badan Penguru Sinode GKI Tanh Papua sebagaimana lazimnya surat resmi dari Sinode GKI.

“Selain itu, nama Ketua Sinode GKI dalam surat tersebut itu salah. Dan tanda tangan ketua serta sekretaris juga dipalsukan,“ ujar Pendeta Kaigere. (*)


BERITA TERKAIT