Bupati Merauke: Hanya Bupati yang Bisa Angkat Tenaga Honorer Daerah
JUBI.CO.ID | 10/03/2021 16:49
Bupati Merauke: Hanya Bupati yang Bisa Angkat Tenaga Honorer Daerah

Merauke, Jubi – Bupati Merauke, Romanus Mbaraka, mengecam kepala dinas hingga kepala bidang (kabid) yang nekad merekrut tenaga honor daerah (honda) di lingkungan kerja masing-masing.

“Saya juga tak mengerti dengan adanya langkah dari kepala dinas, kabid, hingga kepala seksi, bisa merekrut tenaga honda,” ungkap Bupati Mbaraka saat melakukan pertemuan bersama ratusan ASN di lingkungan Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Merauke, Papua, Rabu (10/3/2021).

“Ingat, hanya bupati yang bisa mengeluarkan nota dinas untuk tenaga honorer daerah. Karena bupati yang mempunyai otoritas. Jadi selain bupati, tak ada pejabat yang punya hak merekrut tenaga honda,” tandasnya.

Dikatakan, dari data yang didapatkan, jumlah tenaga honda di kabupaten di wilayah walatan Papua ini sekarang sangat banyak mencapai 3.000-an. Dengan jumlah yang banyak itu, tentu menyedot anggaran besar untuk pembayaran gaji setiap bulan.

Bupati Mbaraka mengaku tidak mengetahui apakah bupati sebelumnya mengetahui secara detail perekrutan tenaga honorer itu atau tidak.

“Saya juga kaget begitu mengetahui banyaknya tenaga honda di setiap instansi di lingkungan Pemkab Merauke,” katanya.

Ditambahkan, saat ia masih menjabat Bupati Merauke 2011-2016 silam, ratusan tenaga honorer diperjuangan dan diangkat menjadi ASN, setelah komunikasi intens dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Wakil Bupati Merauke, H. Riduwan, mengingatkan kepada ASN serta tenaga honda agar menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Tugas kita adalah melayani. Jadi ketika ada warga datang, disambut dan ditanyakan apa keperluannya,” pinta Wabup Riduwan. (*)

jubi.co.id


BERITA TERKAIT