Menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution Resmi Diusung PDIP di Pilwakot Medan
JUBI.CO.ID | 11/08/2020 16:50
Menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution Resmi Diusung PDIP di Pilwakot Medan
Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Afif Nasution memberikan keterangan terkait Pilkada Medan usai menonton bareng pertandingan sepakbola Timnas Indonesia melawan Vietnam di Medan, Sumatera Utara, Selasa malam, 10 Desember 2019. Suami Kahiyang Ayu itu menyatakan siap untuk maju pada Pilkada Kota Medan 2020-2025. ANTARA

Jakarta, Jubi – Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution, resmi diusung oleh DPP PDIP sebagai calon wali kota Medan 2020. Ia berpasangan dengan anggota DPRD Kota Medan dari Partai Gerindra, Aulia Rahman.

“Kota Medan: Muhammad Bobby Afif Nasution dengan H. Aulia Rahman,” kata Ketua DPP PDIP Puan Maharani, dalam pengumuman 75 pasangan calon kepala daerah 2020 secara daring, Selasa, (11/8/2020) tadi.

Baca juga : 
Anak presiden maju Pilwakot, pengamat : melanggengkan dinasti

Keponakan mantan Wapres diusung maju Pilwalkot Makassar

Partai ini isyaratkan dukungan anak Wapres maju di Pilkada

Dalam pengumuman itu, Bobby mengikutinya secara virtual di Kantor DPD PDIP Sumatera Utara. Ia dan Aulia sama-sama mengenakan seragam PDIP berwarna merah dan mengenakan masker. Puan juga menyelamati Bobby yang baru saja dikaruniai anak ke-2. “Selamat atas kelahiran putra kedua, semoga berkah,” ucap dia. “Terima kasih, mbak Puan,” balas Bobby.

 

Dalam Pilkada Medan 2020 Bobby, Bobby akan bertarung dengan pelaksana tugas Wali Kota Medan Akhyar Nasution yang diusung oleh koalisi PKS dan Partai Demokrat.

Syarat administrasi untuk bisa mengajukan pasangan calon adalah partai atau gabungan partai harus memiliki minimal 20 persen kursi DPRD atau minimal 10 kursi untuk Pilkada Medan. Dengan syarat tersebut, hanya PDIP dan Partai Gerindra yang bisa mengusung pasangan calon sendiri tanpa perlu berkoalisi.

Tercatat sisa kursi DPRD Medan lainnya dimiliki oleh PKS (7 kursi), PAN (6 kursi), NasDem (4 kursi), Demokrat (4 kursi), Golkar (4 kursi), PSI (2 kursi), Hanura (2 kursi), dan PPP (1 kursi). (*)

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT