Tak Lulus Penerimaan CPNS, Ratusan Warga Port Numbay Datangi Kantor Wali Kota Jayapura
JUBI.CO.ID | 03/08/2020 14:45
Tak Lulus Penerimaan CPNS, Ratusan  Warga Port Numbay Datangi Kantor Wali Kota Jayapura

Jayapura, Jubi – Ratusan warga yang dinyatakan tidak lulus pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2018, Senin (3/8/2020), mendatangi kantor Wali Kota Jayapura-Papua untuk menyampaikan keluhan mereka.

Kedatangan warga yang didominasi warga asli Port Numbay (Kota Jayapura) ini, untuk bertemu Wali Kota Jayapura guna mendapatkan solusi dalam penyelesaian permasalahan yang mereka alami.

Di hadapan Wali Kota Jayapura, Ketua DPRD Kota Jayapura, Sekda Kota Jayapura, dan perwakilan BKPP dan BKN Kota Jayapura, seorang pelamar CPNS yang tidak lulus seleksi dari Kampung Nafri, Kota Jayapura-Papua, Cleopatra Awinero, meminta agar anak-anak Port Numbay diprioritaskan (lulus) meski nilai ujian rendah.

“Kami menuntut hak kami. Untuk penerimaan berikutnya harus membuat formasi khusus bagi orang-orang asli Port Numbay,” ujar Awineri.

Warga lainnya, Demianus Hanasbei, mengaku semua prosedur penerimaan CPNS sudah sesuai dengan penetapan yang diberikan oleh pemerintah daerah pemerintah pusat, namun sangat merasa tidak puas karena sebagai anak asli Port Numbay tidak lulus.

“Kami bukan orang bodoh, tapi tolong, kami sudah korbankan hutan, tanah, laut kami untuk pembangunan. Kami sudah tidak mungkin ke laut karena kami hanya menangkap sampah, satu-satunya jalan kami harus menjadi Pegawai Negeri Sipil untuk membangun negeri kami. Utamakan kami dulu,” ujar Hanasbei.

Hanasbei mengaku bangga Wali Kota Jayapura sebagai anak asli Port Numbay yang bisa diharapkan bisa membantu, namun tidak juga bisa diharapkan.

 

“Kami semua kecewa, wali kota sebagai Ai (bapak) kami tidak bisa memperhatikan kami. Kami anak-anak datang mengadu kepada bapak kami. Jadi, jangan pungkiri kalau kemudian hari kami anarkis karena ini menyangkut masalah perut kami,” ujar Hanasbei.

Baca juga: Kuota kelulusan OAP hanya 22 persen, peserta tes CPNS 2018 Manokwari protes

Baca juga: Peserta lulus tes CPNS Paniai 100% OAP

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, mengaku tidak bisa berbuat kanyak karena yang menentukan kelulusan dari BKN Pusat.

“Wali Kota Jayapura hanya menandatangani penetapan kelulusan, setelah mendapatkan hasil murni dari BKN Pusat. Kami tidak bisa ikut campur,” ujar Tomi Mano.

Dikatakan Tomi Mano, sebanyak 5.367 orang peserta yang mendaftar pada seleksi penerimaan CPNS formasi 2018. Setelah dilakukan seleksi administrasi yang lolos hanya 4.320 orang. Dari jumlah ini yang mengikuti seleksi ada 4.154 orang, dan yang dinyatakan lulus pada seleksi akhir sebanyak 316 orang.

“Kami terus membina anak-anak kami di bidang pendidikan, tenaga kesehatan, akuntansi, biologi, matematika, fisika, kimia, teknik sipil, sehingga kalau ada penerimaan berikutnya anak-anak Port Numbay sudah siap. Ke depan kami akan buat formasi khusus Port Numbay sehingga anak-anak Port Numbay semuanya bisa lulus seleksi,” ujar Tomi Mano. (*)

JUBI.CO.iD


BERITA TERKAIT