Keluhan Pengusaha Kecil Sentani, Yosephin Suebu: Pemerintah Jangan Hanya Datang Meresmikan Kemudian Pergi
JUBI.CO.ID | 15/07/2020 14:57
Keluhan Pengusaha Kecil Sentani, Yosephin Suebu: Pemerintah Jangan Hanya Datang Meresmikan Kemudian Pergi

Jayapura, Jubi – Pemilik usaha pengolahan sagu Sentani Meer di Kampung Kemiri, Kabupaten Jayapura, Yosephin Sokoy Suebu berharap bantuan Pemerintah Provinsi Papua kepadanya tidak berhenti menjadi seremonial belaka. Suebu ingin makanan berbahan tepung sagu produksinya ikut menjadi bagian dari menu yang disajikan kepada kontingen Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua.

Hal itu disampaikan Suebu saat menerima bantuan modal senilai Rp150 juta dalam rangkaian acara peresmian usaha pengolahan sagu Sentani Meer oleh Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal pada Selasa (14/7/2020). Ia berterima kasih atas bantuan modal itu.

Pabrik pengolahan sagu Sentani Meer mengolah bahan baku sagu menjadi tepung. Usaha tersebut dirintis Yosephin Yoku Suebu sejak 38 tahun silam. “Dalam beberapa tahun, kami jalan tanpa bantuan modal. Puji Tuhan, beberapa tahun terakhir ini Pemerintah Provinsi Papua sudah mulai membantu kami,” kata Suebu.

Suebu berharap bantuan pemerintah kepada pengusaha kecil sepertinya dapat berkelanjutan. Menurutnya, rencana penyelenggaraan PON merupakan peluang untuk memajukan pengolahan sagu Sentani Meer, antara lain dengan menyajikan makanan berbahan tepung sagu buatan Suebu kepada kontingen peserta PON.

*Sagu Sentani Meer sudah masuk di pertokoan seperti Saga, [juga dijual di] pelabuhan kapal di Jayapura. Kami minta pemerintah, jangan hanya datang dan pergi. Tolong dukung kami, agar kami bisa mendukung PON,” ujar Suebu.

Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Papua, Jan Jap L Ormuseray menyatakan pihaknya memang mendorong para pengusaha kecil untuk memanfaatkan peluang usaha yang dimunculkan penyelenggaraan PON. “Itu merupakan bagain dari visi Gubernur, [agar] rakyat Papua bangkit, sejahtera, dan berkeadilan,” kata Ormuseray kepada wartawan di Sentani, Selasa (14/7/2020).

Ormuseray menyatakan pihaknya mulai mendata pengusaha kecil yang dapat diberdayakan untuk memanfaatkan peluang usaha yang ditimbulkan PON. “Untuk memberdayakan masyarakat asli Papua dalam mendukung PON, kami mulai mendata kelompok usaha, salah satunya Mama Yosephin Sokoy Suebu,” kata Ormuseray.(*)

Ralat: Berita ini mengalami ralat. Dalam pemberitaan awal tertulis bahwa pernyataan Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Papua, Jan Jap L Ormuseray dikutip dari wawancara pada Rabu (15/7/2020). Ralat dilakukan karena kalimat itu dikutip dari wawancara pada Selasa (14/7/2020). 

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT