Di Tempat Calon Ibu Kota Baru, Angka Kekerasan pada Perempuan dan Anak Masih Tinggi
JUBI.CO.ID | 25/06/2020 16:29
Di Tempat Calon Ibu Kota Baru, Angka Kekerasan pada Perempuan dan Anak Masih Tinggi

Penajam, Jubi– Kasus kekerasan pada perempuan dan anak  di Kabupaten Penajam Paser Utara  Provinsi Kalimantan Timur masih tinggi. Daerah itu telah ditetapkan sebagai calon ibu kota negara Indonesia yang baru.

“Hingga Juni 2020 tercatat 21 anak dilaporkan menjadi korban kekerasan dan 5 kasus kekerasan pada perempuan,” ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Penajam Paser Utara, Nurkaidah, Kamis, (25/6/2020).

Remaja pembunuh ini ternyata juga korban kekerasan seksual

Kampanye anti-kekerasan seksual melalui Yospan bersama

Nurkaidah menyatakan sepanjang 2020 menerima laporan 26 kasus kekerasan pada perempuan dan anak.  13 kasus di antaranya merupakan kekerasan seksual atau tindak asusila. Sedangkan kasus kekerasan terbanyak dilaporkan pada Januari 2020  mencapai 11 kasus.

 

“Wilayah paling rawan kekerasan berada di Kecamatan Penajam,” uja Nurkaidah menambahkan.

Pemda setempat  telah membentuk sistem perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM), termasuk melakukan sosialisasi di lingkungan sekolah sebagai upaya menekan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Rata-rata pelaku kekerasan pada anak diketahui orang-orang dekat dengan anak atau masih dari lingkungan terdekat korban,” katanya. (*)

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT