KM Lestari Bawa Penumpang Diminta Balik Kembali ke Pelabuhan Jayapura
JUBI.CO.ID | 07/04/2020 16:01
KM Lestari Bawa Penumpang Diminta Balik Kembali ke Pelabuhan Jayapura

Jayapura, Jubi – Pada Minggu (5/4/2020), Kapal Motor atau KM Lestari yang mengangkut alat kesehatan dan bahan makanan Gugus Tugas Pencegahan Virus Corona Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, diminta kembali ke Pelabuhan Jayapura, gara-gara membawa penumpang selain tenaga medis. Saat itu, KM Lestari sudah berlayar tiga jam, dan telah berada di perairan Demta, Kabupaten Jayapura.

Kepala Dinas Perhubungan Papua, Recky Ambrauw menyatakan KM Lestari harus kembali ke Jayapura setelah pihaknya mendapat laporan bahwa kapal itu membawa penumpang selain tenaga medis. Ambrauw lalu mengkonfirmasi kebenaran laporan itu kepada Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), yang segera memerintahkan KM Lestari kembali ke Jayapura.

“Saya tidak punya kewenangan untuk menyuruh kapal itu kembali. Saya hanya mempertanyakan kepada Kepala KSOP Kelas II Jayapura, terkait keberadaan penumpang lain di dalam kapal itu,” kata Recky Ambrauw di Jayapura, Senin (6/4/2020).

Setelah menerima konfirmasi keberadaan penumpang selain tenaga medis di KM Lestari, Ambrauw melaporkan masalah itu kepada Gubernur Papua Lukas Enembe. “[Saya] berkoordinasi dengan pimpinan karena kapal tersebut sudah berlayar. Akan tetapi, KSOP juga tidak ingin disalahkan, sehingga [KSOP] memerintahkan kapal tersebut untuk kembali [ke Jayapura],” ujar Ambrauw.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mamberamo Raya, James A Wanda mengaku heran dengan adanya perintah yang meminta KM Lestari kembali ke Kota Jayapura. Padahal, semua persyaratan dan dokumen sudah lengkap. “Tim Gugus Tugas Covid-19 Mamberamo Raya sudah terbentuk. Tugasn menyikapi pencegahan virus Corona di Mamberamo Raya, sehingga langsung menyiapkan alat kesehatan termasuk Alat Pelindung Diri dan bahan makanan. Kenapa kapal tidak bisa membawa alat kesehatan dan bahan makanan, apalagi sudah berlayar 3 jam?” tanda Wanda.

Untuk mengirim alat kesehatan dan bahan makanan itu, Wanda menyatakan Tim Gugus Tugas Covid-19 Mamberamo Raya sudah memenuhi persyaratan dan dokumen. Bahkan, pihaknya menyurati ke Kementerian Perhubungan, pemilik kapal dan merespon hingga membantu ke pusat agar kapal bisa beroperasi. “Kami juga sudah menyiapkan surat-surat, diantaranya kepada Gubernur Papua, Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Pangdam, Kapolda dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, KSOP, Karantina, dan KP3 Laut,” ujarnya. (*)

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT