Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Minta Freeport Kosongkan Area Tambang
JUBI.CO.ID | 01/04/2020 09:40
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Minta Freeport Kosongkan Area Tambang
Renegosiasi Kontrak Freeport

Jayapura, Jubi – Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB minta seluruh karyawan PT Freeport Indonesia mengosongkan areal tambang emas dan tembaga itu. TPNPB menegaskan akan melanjutkan perang di kawasan itu, untuk memaksa PT Freeport Indonesia berhenti beroperasi.

Hal itu disampaikan juru bicara TPNPB Sebby Sambom kepada Jubi, Selasa (31/3/2020). Sambom menyebut pernyataannya itu mewakili Gusby Waker dan Jhoni Beanal, Komandan Operasi TPNPB KODAP XVIII Kemabu, Intan Jaya, dan Tembagapura.

BACA: Warga Mimika positif tertular COVID-19 bertambah menjadi tiga orang

Sambom menegaskan perang di areal PT Freeport Indonesia (PTFI) dilakukan untuk memaksa PTFI menghentikan operasinya. “Kami TPNPB dibawah Pimpinan Jenderal Goliath Tabuni minta kepada karyawan PT Freeport, segera tinggalkan areal perusahaan,” tulis Sambom dalam siaran pers yang diterima Jubi. Siaran pers itu muncul setelah TPNPB menyatakan bertanggungjawab atas penembakan di kawasan perkantoran PTFI, Kuala Kencana, Mimika, pada Senin (30/3/2020).

Siaran pers itu menyatakan imbauan TPNPB itu berlaku bagi seluruh karyawan PTFI. “Sekali lagi kami mengimbau kepada semua karyawan yang kerja di areal perusahaan Freeport, segera tinggalkan perusahaan. Jika tidak mengindahkan pernyataan TPNPB, maka nyawa anda kami tidak tanggungjawab,” demikian pernyataan dalam siaran pers TPNPB.

TPNPB meminta pemerintah Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat segera memulangkan warga negara mereka yang berada di areal tambang PTFI. TPNPB menyatakan akan menembak mobil dan bus karyawan PTFI, karena tututan mereka terus diabaikan manajemen PTFI. “Ingat bahwa kami adalah pemilik negeri dan emas-emas yang telah dan sedang dicuri Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, dan Indonesia,” demikian siaran pers TPNPB.

BACA: Freeport hentikan penerbangan bawa penumpang

Vice President Corporate Communications PTFI, Riza Pratama mengatakan pihaknya tidak memiliki rencana untuk menghentikan operasi PTFI. Riza menyebut operasi PTFI akan dilanjutkan, dengan terus menempatkan keselamatan para karyawannya sebagai prioritas utama perusahaan.

“Kami belum ada rencana untuk memberhentikan operasi. Keselamatan karyawan dan keluarga adalah tetap prioritas utama perusahaan,” kata Riza saat dimintai tanggapannya atas siaran pers TPNPB pada Selasa.(*)

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT