Korupsi Pembangunan Jalan Kemiri - Depapre, Uang Mengalir ke Nama-nama ini...
JUBI.CO.ID | 31/03/2020 15:35
Korupsi Pembangunan Jalan Kemiri - Depapre, Uang Mengalir ke Nama-nama ini...
Ilustrasi korupsi

Jakarta, Jubi – Korupsi pembangunan jalan Kemiri-Depapre Provinsi Papua tak hanya dinikmati oleh Komisaris PT Manbers Jaya Mandiri (MJM) sekaligus pemegang saham mayoritas PT Bintuni Energy Persada, David Manibui. David yang divonis tujuh tahun penjara dan membayar uang pengganti Rp39,59 miliar karena terbukti korupsi pekerjaan pembangunan peningkatan jalan Kemiri-Depapre Provinsi papua pada tahun anggaran 2015.

Sidang di pengadilan tindak pidana korupsi Jakarta menunjukan David Manibui terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan melibatkan sejumlah pihak.

Baca juga : Ini kronologi kasus korupsi jalan Kemiri-Depapre

Korupsi jalan Kemiri-Depapre, ini hukuman untuk Mantan Kepala Dinas PU Papua

Penggarap jalan Kemiri-Depapre Papua divonis kurungan tujuh tahun

 

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Muhammad Siradj, saat membacakan putusan, Senin, (30/3/2020) kemarin menyebutkan aliran dana korupsi itu mengalir ke sejumlah nama pejabat melalui kepala dinas pekerjaan umum Mikael Kambuaya yang kini telah divonis 5,5 tahun penjara ditambah denda Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan.

Tercatat sebagai aktor penggarap proyek, David Manibui melalui PT BEP menerima uang sebesar Rp40.264 miliar, uang itu juga mengalir ke sejumlah nama seperti  Hans Leonard Aruan sebesar Rp20 juta, Johanis AP Taran sebesar Rp150 juta, Indra Rerungan Rp150 juta, Edy Tupamahu Rp265 juta.

Sisanya dalam uang kecil antara Rp 4 juta hingga Rp 20 juta mengalir ke lima orang masing-masing Ferry Manopo menerima, Aswar Burhanuddin dan Reza Bayu Pahlevi Ayommi masing-masing menerima Rp4 juta. Serta Ferdinand R Kuheba Rp25 juta, James Richard Homer Rp15 juta, Refly Herman Maleke Rp10 juta dan Irzaq Basir Rp20 juta. (*)

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT