Gubernur Lukas Enembe Tutup Seluruh Bandara, Pelabuhan dan Perbatasan di Seluruh Papua Mulai Besok
JUBI.CO.ID | 25/03/2020 09:00
Gubernur Lukas Enembe Tutup Seluruh Bandara, Pelabuhan dan Perbatasan di Seluruh Papua Mulai Besok
Gubernur Papua Lukas Enembe saat menandatangani nota kesepakatan penanganan Covid-19 di Papua. – Jubi/Humas Gubernur

Jayapura, Jubi – Bertambahnya kasus positif korona, Pasien dalam Pengawasan, dan Orang dalam Pemantauan di Papua membuat Pemerintah Provinsi Papua menaikkan status penanganan wabah Covid-19 menjadi Tanggap Darurat Covid-19. Seluruh bandara, pelabuhan laut, dan Pos Lintas Batas Negara di Papua akan ditutup selama 14 hari, terhitung mulai 26 Maret 2020) hingga 9 April 2020.

Hal itu diputuskan Gubernur Papua, Lukas Enembe saat memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua bersama bupati/wali kota se-Papua di Jayapura, Selasa (24/3/2020). Enembe menyebut keputusannya untuk menutup seluruh bandara, pelabuhan laut, dan pos perbatasan di Papua itu sebagai Pembatasan Sosial yang Diperluas.

“Tidak ada istilah lockdown. Yang ada hanya Pembatasan Sosial yang Diperluas,” kata Enembe usai memimpin rapat Forkopimda Papua bersama para bupati/wali kota se Papua itu.

Enembe menegaskan selama 14 hari masa penutupan bandara, pelabuhan laut, dan Pos Lintas Batas Negara di Papua itu Pemerintah Provinsi Papua hanya akan mengizinkan kedatangan pesawat udara dan kapal laut angkutan barang. Enembe meminta kapal penumpang yang dalam pelayaran menuju Papua berbalik haluan.

“Setelah 14 hari, kami akan tinjau ulang. Kalau ada peningkatan [kasus positif korona], maka [Pembatasan Sosial yang Diperluas itu] akan diperpanjang. Untuk kapal Pelni yang dalam perjalanan menuju Papua, kami minta untuk kembali. [Kapal itu] tidak boleh masuk ke Papua,” kata Enembe dengan nada tegas.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan opsi lockdown, bila jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) meningkat. Opsi tersebut akan diputuskan dalam empat hari ke depan, setelah mendapat perkembangan dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Papua.

“Saya masih memberikan kesempatan kepada Satgas untuk melakukan pemetaan penyebaran virus tersebut. Kalau semakin mengkhawatirkan, opsi lockdown akan saya ambil untuk menyelamatkan masyarakat di Papua,” kata Gubernur Papua Lukas Enembe belum lama ini.

Dia mengaku bakal menutup pintu masuk menuju Papua melalui bandara dan pelabuhan selama 14 hari. Dia melanjutkan bila menutup akses masuk bisa menekan angka penyebaran virus Corona, maka opsi jarak sosial diberlakukan untuk mengganti pilihan lockdown.

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT