Terduga Teroris di Papua Jualan Es Keliling dan Ayam Geprek, Dikenal Tetangga Sebagai Guru Ngaji
JUBI.CO.ID | 06/12/2019 09:50
Terduga Teroris di Papua Jualan Es Keliling dan Ayam Geprek, Dikenal Tetangga Sebagai Guru Ngaji
BNPT mengajak seluruh aparatur desa dan kelurahan bersama-sama menangkal atau mencegah paham radikalisme dan terorisme masuk dalam lingkungan desa.

Jayapura, Jubi – Seorang warga Perumahan Doyo, Sentani, Kabupaten Jayapura berinisial KWN ditangkap oleh polisi gabungan Polres Jayapura dan Brimob Papua, Kamis (5/12/2019). KWN diduga sebagai anggota jaringan teroris. Empat terduga lainnya masih dikejar polisi.

“Kami hanya back up olah TKP di dua lokasi rumah yang ada di Doyo, Kabupaten Jayapura yang diduga ditempati terduga teroris,” kata Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon.

BACA: Penegakan hak, manfaat hutan dan tanah masyarakat adat

Ia mengakui ada terduga teroris yang menempati rumah di Doyo, Kabupaten Jayapura, hanya saja tidak bisa memberikan keterangan lebih terkait jumlah dan dari mana asalnya, karena hal itu merupakan ranah Mabes Polri.

“Terduga teroris, memang ada yang tinggal di daerah Doyo, itu yang kami lakukan back up olah TKP. Olah TKP sekitar pukul 14.00 WIT di dua tempat, di Perumahan Griya Doyo dan di Jalan Perumahan Jalan Doyo,” katanya.

Pria berusia sekitar 35 tahun ditangkap oleh Polres Jayapura di Jalur IX Perumahan Doyo Baru Grand, Sentani.

Menurut warga sekitar, KWN adalah penjual es keliling. Sementara empat lainnya yang masih dikejar polisi, selama ini berjualan ayam geprek di dekat SPBU Sentani. Warung ayam geprek ini sempat digeledah oleh polisi.

BACA: Penolakan PPS kembali digaungkan mahasiswa Papua Selatan

KWN diketahui tinggal bersama keluarganya di Doyo sejak setahun lalu. Ia mengontrak rumah tipe 45 milik seorang anggota TNI.

“Orang itu tidak akrab dengan kami walaupun mereka itu guru ngaji di kompleks,” kata Andi, seorang warga perumahan Griya Doyo. (*)

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT