Perayaan 1 Desember di Papua, 20 Orang Tersangka Makar, 54 Orang di Fakfak Ditangkap
JUBI.CO.ID | 03/12/2019 13:00
Perayaan 1 Desember di Papua, 20 Orang Tersangka Makar, 54 Orang di Fakfak Ditangkap
Aksi demo memperingati hari HAM sedunia oleh solidaritas peduli HAM Papua di kantor DPR Papua Barat. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Jayapura, Jubi – Polres Jayapura menangkap 34 orang di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura. Sebanyak 20 orang di antaranya ditetapkan menjadi tersangka kasus makar.

“20 orang ditetapkan menjadi tersangka kasus makar dari 34 orang simpatisan Papua Merdeka yang diamankan Polres Jayapura,” ujar Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, Senin (2/12/2019). 14 orang menurutnya sudah dilepaskan.

BACA: Desember, waspadai hujan intensitas menengah -tinggi di Papua

Mereka diperiksa sejak hari Sabtu, setelah ditangkap pada malam dihari yang sama. Saat diamankan itu, mereka sedang menuju Lapangan Trikora untuk mengikuti pengibaran Bendera Bintang Kejora.

“Hingga malam pukul 01.00 (Senin, 2 Desember) 34 orang warga Papua yang ditangkap kepolisian Jayapura, masih ditahan di Rutan Polres Jayapura (Sentani). Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 34 warga Papua tersebut,” kata Karon Mambrasar, anggota Koalisi Penegakan Hukum dan HAM Papua.

34 orang ini disebut oleh polisi sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) wilayah Distrik Demta dan Kabupaten Sarmi setelah ditemukan kartu anggota TPNPB pada mereka.

Dari 20 orang tersangka, enam orang di antaranya dijerat Undang-Undang Darurat terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan diduga melakukan kegiatan makar Pasal 106 dan Pasal 2 ayat (1) KUHP. Sedangkan 13 orang terjerat kasus makar pasal 106 KUHP dan seorang lagi tersangka makar serta penghasutan Pasal 106 dan Pasal 160 KUHP.

BACA: Nasib TWA Gunung Meja di ujung tanduk

Di Fakfak, Kepolisian Resort (Polres) Fakfak juga mengamankan 54 orang warga di Distrik Kayuni dan Distrik Kramomongga. 54 orang ini diduga ikut terlibat dalam rencana mengibarkan Bendera Bintang Kejora (BK) di rumah dinas Bupati Fakfak.

54 orang ini ditangkap oleh anggota Polres Fakfak dan BKO Brimob dan TNI. Mereka ditangkap di kawasan yang berbeda-beda, yakni di Kampung Warpa, Kampung Pikpik dan Kampung Mambuni–Buni, Distrik Kayauni. (*)

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT