Gubernur Papua Pertanyakan Pertemuan 61 Orang Papua dengan Jokowi di Istana
JUBI.CO.ID | 11/09/2019 10:10
Gubernur Papua Pertanyakan Pertemuan 61 Orang Papua dengan Jokowi di Istana
Presiden Joko Widodo saat menerima sejumlah masyarakat Papua di Istana Negara, Jakarta, Senin 10 September 2019. TEMPO/Subekti.

Jayapura, Jubi - Gubernur Papua Lukas Enembe mempertanyakan pertemuan 61 orang asal Papua dan Papua Barat dengan Presiden Joko Widodo yang digelar di Istana Negara pada Selasa 10 September 2019.

Lukas Enembe mengaku tidak tahu-menahu tentang pertemuan 61 orang yang diklaim sebagai tokoh Papua itu dengan Presiden Jokowi. Lukas Enembe mempertanyakan kapasitas 61 orang tersebut sehingga bisa mewakili Papua dan bertemu dengan Jokowi.

BACA: Ribuan polisi BKO yang bertugas di Papua Barat belum juga dipulangkan

“Saya tidak tahu tentang pertemuan itu,” kata Gubernur Lukas Enembe saat ditanya wartawan usai penyerahan bantuan untuk korban amuk massa di beberapa wilayah Papua dan Papua Barat oleh Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jayapura, Selasa 10 September 2019.

Lukas Enembe mengatakan mengetahui pertemuan itu justru dari media massa. Menurut dia, dalam situasi seperti saat ini, akan ada orang-orang yang mengambil manfaat untuk kepentingannya masing-masing.

Menurut Lukas Enembe persoalan yang dihadapi Papua saat ini bukan persoalan sederhana yang bisa diselesaikan dengan membangun Istana Presiden di Papua atau asrama Mahasiswa Nusantara ataupun pemekaran wilayah seperti yang disampaikan oleh 61 orang tersebut.

Presiden Jokowi, menurut Lukas Enembe telah mengagendakan pertemuan dengannya bersama Gubernur Papua Barat. Namun kapan waktu pertemuan itu dilaksanakan belum diketahuinya. Rencana ini disampaikan oleh Presiden Jokowi saat dirinya bertemu Presiden untuk membahas penyelenggaraan PON Papua 2020.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertemu dengan para tokoh masyarakat dari Papua dan Papua Barat di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 10 September 2019. Dalam pertemuan itu, para tokoh masyarakat Papua dan Papua Barat ini menyodorkan sederet permintaan kepada Jokowi.

BACA: Mensos salurkan bantuan Rp7,3 miliar untuk Papua dan Papua Barat

"Saya perlu sampaikan beberapa hal yang dapat disampaikan oleh rombongan kami pada saat ini dari Papua dan Papua Barat dan menjadi catatan penting dalam pertemuan pada siang ini," kata ketua rombongan, Abisai Rollo, Selasa, 10 September 2019.

Menanggapi sejumlah permintaan rombongan tokoh Papua, Jokowi menyatakan setuju terhadap pemekaran wilayah di Papua dan Papua Barat. "Mungkin dua sampai tiga dulu," katanya.

JUBI.CO.ID | TEMPO.CO


BERITA TERKAIT