Keamanan Rawan, Anak-anak Nduga Papua Terancam Tak Mendapat Imunisasi Polio
JUBI.CO.ID | 15/06/2019 09:10
Keamanan Rawan, Anak-anak Nduga Papua Terancam Tak Mendapat Imunisasi Polio

Jayapura, Jubi- Anak-anak usia 0-15 tahun di Kabupaten Nduga Provinsi Papua, terancam tidak akan mendapatkan imunisasi polio, pada putaran kedua Pekan Imuniasi Nasional. Penerapannya belum mencapai 1 persen.

“Di Kabupaten Nduga tidak ada petugas untuk memberi imunisasi, terkait dengan situasi keamanan di sana beberapa bulan belakangan ini,” kata survailance dan imunisasi Dinkes Papua, Togu Sihombing, Kamis (13/6/2019) di Jayapura.

BACA: 50 siswa SMAN 1 Sentani tidak naik kelas, tak penuhi KKM dan rajin membolos

Sistuasi keamanan yang cukup rawan, membuat para petugas dan pegawai dinas kesehatan di Nduga, memilih pergi ke luar kabupaten itu. Jadi tidak ada pelaksanaan PIN polio di sana.

Kendala lainnya, untuk menuju ke Kabupaten Nduga tidak bisa dari wamena tetapi dari Asmat. Itu membutuhkan dana yang besar. Perlu perhatian Pemda setempat agar pelayanan kesehatan bisa dilaksanakan.

“ Karena tidak ada petugas kesehatan di sana, Dinas Kesehatan Provinsi Papua memberikan sosialisasi kepada kepala dinas untuk turun melakukan imunisasi. Meminta jaminan bupati untuk para tenaga kesehatan turun untuk dilakukan imunisasi polio,”ujarnya.

Dia menambahkan, anak-anak Nduga yang mengungsi di Wamena dan Lani Jaya sudah mendapatkan imunisasi polio yang diberikan oleh petugas kesehatan di kedua wilayah itu.

BACA: Pemerintah Indonesia jangan mencurigai anak Papua yang kuliah di negara lain

Data Dinas Kesehatan Provinsi Papua pertanggal 12 Juni 2019, PIN polio di kabupatan/kota sudah mencapai 50,44 persen dan tingkat propinsi baru mencapai 48,21 persen.

FX irianto, dari Gerakan Peduli Anak Indonesia (GAPAI) Papua, menambahkan,kehadiran media sangat penting untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa PIN II sedang berlangsung.(*)

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT