Danau Sentani Meluap, Ikan Bernilai Ratusan Juta Ikut Menguap
JUBI.CO.ID | 29/03/2019 13:20
Danau Sentani Meluap, Ikan Bernilai Ratusan Juta Ikut Menguap
Sampah kiriman banjir bandang mengapung didepan dermaga Yahim di Danau Sentani, Rabu (20/3/2019). Jubi/Engel Wally

Jayapura, Jubi – Meluapnya air Danau Sentani membuat ribuan ekor ikan yang dibudidayakan dalam keramba terlepas dan hilang. Total nilai kerugian yang ditimbulkan kenaikan muka air Danau Sentani itu mencapai ratusan juta rupiah. Produksi perikanan budidaya Kota Jayapura diperkirakan 30 persen lebih rendah dibandingkan target produksi tahun 2019.

Air Danau Sentani telah meluap sejak 17 Maret dinihari, setelah air bah banjir bandang yang menerjang Kabupaten Jayapura pada 16 Maret lalu masuk ke danau. Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Elsye Rumbekwan menyatakan luapan air itu membuat keramba dan kolam ikan di Danau Sentani terendam air.

BACA JUGA: KPU Nduga siapkan TPS di batas kabupaten bagi para pengungsi

“Banjir Danau Sentani mengenangi kolam (dan keramba) milik warga di kampung Holtekamp, Koya Barat dan Koya Timur. Mereka semua berbudidaya ikan nila,” ujar Rumbekwan di Jayapura, Kamis (28/3/2019).

Menurut Rumbekwan, diperkirakan sejumlah 60-80 petak keramba di Kampung Waena telah ditenggelamkan luapan air Danau Sentani, membuat sedikitnya 60.000 ekor ikan terlepas. Di Kampung Yoka, diperkirakan terdapat 160-200 petak keramba direndam air, sehingga ratusan ribu ekor ikan terlepas. Total nilai kerugian dari Kampung Waena dan Kampung Yoka diperkirakan mencapai Rp223 juta.

Selain membuat air Danau Sentani meluap, terjangan banjir bandang juga menghancurkan berbagai lokasi budidaya ikan kolam di Kota Jayapura. Sedikitnya 30 hektar kolam ikan di Koya Timur, membuat 13,3 ton ikan hilang. Di Koya Barat, sedikitnya 63 hektar kolam ikan hancur, dan diperkirakan 28,35 ton ikan hilang. Ditambah sejumlah lokasi di luar Koya Barat dan Koya Timur, total jumlah ikan yang hilang karena banjir bandang di Kota Jayapura diperkirakan mencapai 85,5 ton.

BACA JUGA: Menatap Papua lewat Galeri Black Orchid

Rumbekwan memperkirakan produksi perikanan budidaya Kota Jayapura diperkirakan 30 persen lebih rendah dibandingkan target produksi tahun 2019. Awalnya, Dinas Perikanan Kota Jayapura menetapkan target produksi perikanan budidaya 12.024,04 ton. Hilangnya ratusan ribu ekor ikan budidaya diperkirakan membuat produksi ikan budidaya hanya akan mencapai kisaran 8.416,828 ton.

Baca selengkapnya JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT