Gubernur Papua Tunda Pemakaman Massal Korban Banjir Bandang Sentani
JUBI.CO.ID | 21/03/2019 18:30
Gubernur Papua Tunda Pemakaman Massal Korban Banjir Bandang Sentani

Jayapura, Jubi – Gubernur Papua Lukas Enembe menyatakan pemakaman massal puluhan jenasah korban banjir bandang, di Sentani, Kabupaten Jayapura yang rencananya akan dilakukan hari ini, ditunda hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan.

“Kami berikan kesempatan bagi para keluarga korban yang sampai hari ini belum menemukan anggota keluarganya untuk melapor ke pihak Rumah Sakit Bhayangkara,” kata Enembe, di Jayapura, Rabu (20/3/2019).

BACA JUGA: Pengungsi di kantor bupati mengeluh, Kadis Kesehatan enggan diwawancara

Menurutnya, penundanan pemakaman massal berdasarkan hasil koordinasi dengan Kapolda Papua serta gereja, yang mana disepakati menunggu laporan keluar korban, karena sampai hari ini masih ada puluhan jenazah yang belum teridentifikasi.

“Silahkan keluarga mengecek langsung ke rumah sakit, jika korban merupakan bagian dari keluarga silahkan diambil untuk dimakamkan. Tapi yang tidak ada nama, kami akan lakukan pemakaman massal di Kampung Harapan, Sentani,” ujarnya.

Saat ditanya soal kapasitas lemari pendingin jenazah, dirinya menjelaskan, tempat penyimpanan jenazah yang dimiliki Rumah Sakit Bhayangkara dalam kondisi aman dan mampu menampung dalam waktu lama.

“Kapolda juga mengakui, Rumah Sakit Bhayangkara sanggup menampung jenazah para korban yang kemungkinan masih bertambah. Jadi tidak ada masalah, berapa lamapun siap menerima jenazah,” katanya.

BACA JUGA: Foto : Danau Sentani meluap, rumah warga terendam

Sebelumnya, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengusulkan agar penguburan massal terhadap para korban meninggal akibat banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura dilakukan Rabu (20/3/2019) siang.

Katanya, sudah ada lokasi yang akan dijadikan kuburan massal. Seorang Ondofolo sudah memberikan tanah adat untuk dipakai.

“Kondisi jenasah sudah tidak memungkinkan untuk ditahan lagi, masyarakat sudah setuju, tokoh agama juga sudah siap,” kata Tinal. (*)

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT