11 WNA Cina Eks Pekerja Tambang Liar di Nabire Segera Dideportasi
JUBI.CO.ID | 12/03/2019 13:00
11 WNA Cina Eks Pekerja Tambang Liar di Nabire Segera Dideportasi
12 WNA saat berada di ruang tunggu Bandara Nabire – Jubi/DokLapas Nabire.

Nabire, Jubi – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nabire membebaskan 12 WNA. Mereka dikembalikan kepada pihak imigrasi Mimika dan selanjutnya akan dipulangkan ke negara asalnya.

“Warga binaan yang bebas sebanyak 11 orang WNA China dan 1 orang WNA Korea,” ujar Kalapas Nabire, Sopian saat ditemui Jubi. Senin (11/03/2019).

Dikatakan Kalapas Nabire, pada kesempatan ini, pihak imigrasi Mimika telah mengambil peran untuk mengembalikan WNA tersebut ke negara asalnya setelah menanda tangani surat bebas.

BACA JUGA: Pelantikan bupati Biak Numfor ditunda

“Kami sudah menyerahkan WNA tersebut kepada pihak imigrasi Mimika,” ujar Sopian.

Sopian menjelaskan, masa tahanan ke – 12 WNA tersebut, 5 bulan 15 hari. “Lapas nabire baru pertama kali dan masih ada 9 orang WNA asal China dan Jepang yang masih menjalani pidana,” katanya.

Sebelumnya, seperti dilansir dati Antara, Kepala Imigrasi Kelas 2 Timika, Samuel Henock, kamis (27/12), dalam jumpa pers menjelaskan bahwa saat ini ke 21 WNA tersebut dijatuhi hukuman 5 bulan penjara dan denda 10 juta karena melanggar UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

“Usai menjalani masa hukuman dan membayar denda, ke 21 WNA tersebut akan dideportasi pihak Imigrasi Timika ke negaranya masing-masing pada 2019 mendatang,” katanya.

21 WNA tersebut diperkerjakan oleh pemilik tambang – tambang liar yang beroperasi beberapa tahun lalu di areal tambang sungai Musairo, Distrik Makimi Kabupaten Nabire.

BACA JUGA: Lanny Jaya minta kuota IPDN ditambah

Mereka sebelumnya telah menjalani sidang di PN Nabire dan dinyatakan melanggar dan menyalahgunakan izin tinggal keimigrasian.

Hakim PN Nabire menyatakan para terdakwa terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan telah melanggar tindak pidana keimigrasian sebagaimana diatur dalam pasal 122 huruf A Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Hakim memutuskan pidana kurungan dengan rincian sebagai berikut:

1. Terhadap terdakwa 4 (empat) orang warga negara Jepang dengan inisial (TH, KI, YT, HK), dengan putusan 5 (lima) bulan 15 (lima belas) hari penjara dan denda Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) subsider 15 (lima belas) hari kurungan;

2. Terhadap terdakwa 16 (enam belas) orang warga negara China dengan inisial (TG , LY, WJ, LY, LS, LC, WJ, OW, GX, WX, YE, LX, ZS, WY, MJ, HY) dengan putusan 5 (lima) bulan 15 (lima belas) hari penjara dan denda Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) subsider 15 (lima belas) hari kurungan;

3. Terhadap terdakwa 1 (satu) orang warga negar Korea Selatan dengan inisial (GSY) dengan putusan 5 (lima) bulan 15 (lima belas) hari penjara dan denda Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) subsider 15
(lima belas) hari kurungan.(*)

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT