Bakal Temui Jokowi, Gubernur dan 29 Kepala Daerah se-Papua Sampaikan 3 Tuntutan
JUBI.CO.ID | 24/10/2018 15:10
Bakal Temui Jokowi, Gubernur dan 29 Kepala Daerah se-Papua Sampaikan 3 Tuntutan
Para kepala daerah menandatangi surat pernyataan yang akan diserahkan ke Presiden Jokowi - Jubi/Alex

Jayapura, Jubi - Gubernur Papua Lukas Enembe bersama kepala daerah 29 kabupaten/kota di Papua sepakat akan ke Jakarta bersama. Bertemu Presiden Jokowi, menyampaikan keinginan pemerintah daerah soal penerimaan CPNS, IPDN dan tenaga honorer K2.

"Paling lambat senin atau selasa pekan depan kita akan ketemu presiden, kita sesuaikan dengan jadwal beliau," kata Enembe di hadapan kepala daerah dan kepala BKD kabupaten/kota, di Jayapura, Selasa (25/9/2018) malam.

Dalam pertemuan tersebut, ujar Enembe, pihaknya akan menyerahkan surat pernyataan yang isinya adalah Papua melaksanakan seleksi CPNS secara offline, keputusan tentang CPNS ditentukan oleh penjabat pembina kepegawaian (gubernur, bupati, wali kota), penerimaan CPNS 2018 tidak hanya untuk bidang kesehatan, pendidikan dan teknis lainnya mengingat banyak pelamar kerja memiliki pendidikan umum atau sosial.

BACA JUGA: Setiap kabupaten dan kota di Papua diharapkan punya Perda adat

"Ini isi surat pernyataan sementara yang sudah tertuang dan ditandatangani oleh gubernur, ketua MRP, ketua DPRD dan 29 kepala daerah. Nanti akan dimatangkan lagi sebelum diserahkan secara resmi ke presiden," katanya.

Di samping itu, Gubernur Enembe juga meminta setiap kepala daerah dan BKD untuk mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan, sehingga apa yang menjadi keinginan pemerintah dan masyarakat Papua bisa segera dijawab oleh Presiden.

"Semua harus satu suara untuk ini, karena permasalahan yang dihadapi terkait CPNS sama di setiap daerah di Papua," ujarnya.

Bupati Lanny Jaya, Befa Yigibalom, selaku ketua tim meminta seluruh kepala daerah untuk komitmen soal penerimaan CPNS 2018 di Papua, mengingat kebijakan pusat untuk Papua tidak sepenuhnya berpihak kepada orang asli Papua.

BACA JUGA: Pasca IBCE, Gubernur Papua minta Perdasus Provinsi Konservasi dipercepat

"Jadi saya harap kepala daerah yang tidak hadir hari ini bisa diberitahukan lewat radiogram resmi, biar apa yang sudah disepakati bisa diterima dan dijawab oleh Presiden Jokowi," kata Yigibalom.

Dirinya juga meminta para kepala daerah untuk satu suara dalam hal penerimaan CPNS 2018, agar apa yang selama ini menjadi permasalahan di Papua bisa teratasi dengan baik. "Saya harap nanti ketemu presiden semua satu suara, dan semua diwajibkan memakai batik Papua lengan panjang," ujarnya. (*)

TABLOIDJUBI.COM


BERITA TERKAIT