Cerita Rp 100 Ribu Bawang dan Cabai Sandiaga Uno Ternyata Serius
TEMPO.CO | 09/09/2018 17:33
Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno saat menghadiri Malam Seni Warga Kemayoran, Jakarta Pusat, 1 September 2018. Tempo/Taufiq Siddiq
Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno saat menghadiri Malam Seni Warga Kemayoran, Jakarta Pusat, 1 September 2018. Tempo/Taufiq Siddiq

TEMPO.CO, Jakarta - Bakal calon Wakil Presiden Sandiaga Uno ternyata sama sekali tidak bercanda soal cerita uang Rp 100 ribu yang hanya dapat dipakai untuk berbelanja bawang dan cabai. Menurut dia, cerita itu didengarnya langsung dari seorang ibu bernama Lia saat dirinya berkunjung ke Pekanbaru, Riau, beberapa waktu lalu.

Baca: Viral Kisah Sandiaga soal 100 Ribu Hanya Dapat Bawang dan Cabai

Sandi mengatakan keterangan itu benar adanya, bukan sebuah candaan. "Dia (Lia) menyampaikan sendiri dalam sesi doorstop, bisa lihat transkripnya," kata Sandi saat ditemui selepas menghadiri acara Agrinex ke-12 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Minggu, 9 September 2018.

Akan tetapi, Sandi tidak merinci berapa kilo bawang dan cabai yang dibeli Lia. Dia mempersilakan wartawan untuk bertanya langsung kepada yang bersangkutan.

"Bu Lia sampaikan bahwa dia ribut sama suaminya karena uang yang dikasih tidak bisa belanja untuk kebutuhan hidupnya karena untuk beli bawang dan cabai saja sudah habis," kata Sandi.

Cerita soal Ibu Lia ini disampaikan Sandi di depan para wartawan pada Rabu lalu, 5 September 2018 dalam acara bincang-bincang dengan tajuk "Kiat Sandi Uno untuk Menghadapi Dolar yang Semakin Menggila". Menurut Sandi, kondisi yang dialami Ibu Lia bisa sangat dimengerti karena dampak dari menguatnya kurs dolar terhadap rupiah akan berdampak pada harga bahan pokok.

Lantas, ucapan Sandi ini pun ramai diperbincangkan di media sosial salah satunya oleh salah satu calon legislatif dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohammad Guntur Romli. Di akun Instagramnya @gunromli, Guntur mengunggah video istrinya, Nong Andah Darol Mahmada, yang berbelanja dengan uang Rp 100 ribu.

"Dari uang 100 ribu ini saya bisa beli: ayam 1 ekor 30 ribu, tahu 10 ribu, tempe 5 ribu, bawang merah dan putih 10 ribu, cabe dan tomat 5 ribu, beras 11.500, pepaya 11.000. Makanan yang sudah lengkap dan bergizi," ujar Nong dalam video itu.

Sementara itu dari laman Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional per September 2018, rata-rata harga bawang merah ukurang sedang di Provinsi Riau adalah Rp 22.400 per kilo, bawang putih ukuran sedang Rp 25.150 per kilo, cabai merah besar Rp 24.600 per kilo, dan yang paling mahal cabai rawit merah Rp 35.650 per kilo. Maka jika masing-masing bahan ini dibeli satu kilo saja, maka jumlahnya mencapai Rp 107.800.

Sandiaga Uno yang juga lahir di Pekanbaru mengatakan bahwa cabai memang menjadi salah satu penyumbang inflasi terbesar di kampung halamannya tersebut. Oleh sebab itu, menurut dia salah satu solusi agar harga bahan pokok di sana lebih terjangkau yaitu melakukan pendekatan yang lebih holistik atau menyeluruh.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT