Deklarasi Calon Presiden dari KAHMI, Anies Baswedan: Hoax
TEMPO.CO | 11/07/2018 16:00
Deklarasi Calon Presiden dari KAHMI, Anies Baswedan: Hoax
Anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Akbar Tandjung, Mahfud MD dan Anies Baswedan dalam Pelantikan Majelis Nasional KAHMI periode 2012-2017 di Jakarta, Selasa (5/2). Acara pelantikan sendiri mengambil tema Memenangkan Masa Depan Indonesia dengan Mahfud MD sebagai ketua Presidium. TEMPO/Seto Wardhana

TEMPO.CO, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa informasi tentang Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) akan mendeklarasikan dirinya maju sebagai calon presiden di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 adalah tidak benar.

"Itu hoax," kata Anies Baswedan saat dijumpai awak media usai menghadiri Milad ke-47 Rumah Sakit Islam Jakarta, Cempaka Putih pada Rabu 11 Juli 2018.

Sebelumnya, poster undangan dari KAHMI untuk mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden beredar di media perpesanan. Poster menampilkan foto Anies Baswedan dengan latar belakang bendera merah putih dan ditempel logo KAHMI di sebelah kiri atas.

Menurut poster itu, deklarasi akan dilakukan di kantor Anies sendiri yakni Bale Agung Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Tercatat, tanggal penyelenggaraan dilakukan pada Kamis, 12 Juli 2018.  Deklarasi akan dimulai dari pukul 19.00-22.00 WIB.

Poster undangan juga mencantumkan nama Presidium KAHMI Siti Zuhro dan Sekretaris Jenderal KAHMI Manimbang Kahariady. Anies Baswedan meminta semua pihak kritis terhadap informasi yang beredar.

Termasuk tentang undangan deklarasi itu.  "Menurut saya yang membuat itu kejam," ujar Anies Baswedan.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT